LandingKit Elementor, Promosi Bisnis Jadi Joss

LandingKit Elementor, Promosi Bisnis Jadi Joss

Oleh Harmen Batubara[1]

Pertama Kali aku menemukan Produk Seperti Landing Kit Elementor ini adalah ClickFunnel yang di buat oleh Russel Bronson bersama Timnya sejak tahun 2014. Saya sangat kagum dengan produk tersebut. Karena memang mempermudah pekerjaan Marketing secara signifikan. Ini dia Cuplikan Review saya “ ClickFunnels was created back in 2014 by Russell Brunson and his team. Since that time, Russell has turned ClickFunnels into a $100 million a year business and they just crossed over 65,000 active members as of August 2018. At it’s core, ClickFunnels is a software for building sales funnels. With a bunch of added bells and whistles. Clickfunnels is an online sales funnel builder that helps businesses market, sell, and deliver their products online. This tool simplifies online marketing, selling, and delivery of their products and services by providing users with funnel options that are pre-built for a specific business, product, or service “  dan kalau mau lihat ini Link nya DiSini.

Seperti saya,  pernahkah Anda membayangkan bisa membuat Website Landing Page yang berkualitas semudah ini ?  Cukup dengan 3 langkah mudah membuat Landing Page yang Fokus ke Konversi, Professional dan Berkuliatas Prima. Seperti Click Funnel Anda juga dengan mudah membangun “sales funnel, untuk jualan, untuk webinar, penjualan untuk web Membership atau Web keanggotaan…pendek kata untuk promosi atau jualan apa saja. Hal itu pulalah yang dilakukan oleh Landing Kit Elementor. Ya sebuah Plugin WordPress LandingKit Elementor dengan 100+ Template ragam Landing Page dari berbagai corak “sales Funnel” yang menggoda atau yang beda serta menarik. Pakai Nama Elementor karena Plugin ini akan bisa dipakai pada semua Theme WordPress yang pakai elementor, termasuk dengan Theme LandingPress.

Cukup dengan 3 langkah Anda bisa dengan mudah membuat Landing Page yang Fokus ke Konversi, Professional dan Berkuliatas Tinggi tanpa harus mengetuhui apa itu coding dan ilmu programmer. Cukup “drop and drag” maka jadilah Dia.

  • Langkah Pertama : Pilih Template- Pilih salah satu template yang tersedia yang unik dan menarik yang menurut anda paling cocok  disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.
  • Langkah Kedua : Edit  Anda dapat menyesuaikan template yang anda pilih dengan menambahkan/mengedit teks, mengedit gambar, dan/atau menambahkan logo ke template yang Anda pilih.
  • Langkah Ketiga : Selesai  Simpan dan terbitkan sebagai halaman Landing Page Bisnis Anda. Dan tentu Anda punya harapan akan mulai menghasilkan konversi untuk bisnis Anda

LandingKit Elementor . Berisi Ratusan Template Landing Page Kekinian Yang Bakal Bikin Landing Page-mu Makin Berkelas dan Omset Jualanmu Makin Kenceng!  Sebuah WordPress Plugin Yang Berisi Template Elementor TERKECE di Indonesia! Ada 110 Template Landing Page Siap Pakai Dalam 1 Plugin saja, Komplit Abis!

Pernahkah Anda terbayang membuat Website Landing Page yang berkualitas semudah ini ?  Cukup dengan 3 langkah mudah membuat Landing Page yang Fokus ke Konversi, Professional dan Berkuliatas Prima.

LandingKit Elementor Adalah Solusi Semua Promosi Untuk Bisnis Yang Anda Butuhkan Untuk Membuat Halaman Penawaran dan Penjualan Yang Berkelas.

Responsive Mobile Friendly ; Pre-Made Landing Page ; Tidak Perlu Mahir Design ; Tidak Perlu Skill Coding ; 45 Lebih Kategori Bisnis ; 110 Pre Design Template ; Unlimited Possibilties Site; Elegant & Colorful Styles ; Harga Sangat Terjangkau; Unik, Inovatif, Berkelas ; Lebih Terpercaya, dan Lebih Menjual ; dan Hasil Karya Anak Bangsa. 

Memiliki Paket Lengkap Landingkit Elementor- Template Landing Page Elementor  Dengan Koleksi Terbesar, Lebih Banyak, Lebih Cepat dan Lebih Mudah dan Keren abis dengan 110 Landing Page High Quality lengkap dengan prereviewnya. Akan membuat bisnis anda kian menarik dari sebelumnya..

“Ah Sungguh gila! Keren Abis… Banyak banget…dan Pasti pengen Beli. Berapa harganya?”

 

Bayangkan…Cara Bodonnya Ya cara sederhannya. Sebelum Anda putuskan beli, apakah Anda terpikirkan, jika seandainya ratusan Landing Page tersebut Anda buat sendiri, maka Anda membutuhkan waktu yang sangat lama dan kualitas hasilnya yang belum tentu berkelas seperti di atas. Betul? Jika Anda menggunakan jasa Web Desainer freelance untuk satu Landing Page harga ter-murahnya saja kisaran 500 ribu s.d 2 Juta rupiah, maka jika dikalikan 110 desain, silakan hitung berapa biayanya, lebih dari 50 JUTA rupiah

Coba Kita Ber Andai andai atau Pikirkan..

Dengan segudang keuntungan di atas yang akan Anda dapatkan, kira-kira berapa investasi yang harus Anda tanamkan? Nggak kebayangkan? Sebagai seorang Pebisnis. Ya bagi seorang Pebisnis Online, Internet Marketer, dan Business Owner seperti kita kita ini, INVESTASI untuk sesuatu yang bermanfaat dalam bisnis jelas akan LEBIH PENTING daripada hanya sekadar mengeluarkan uang ratusan ribu rupiah saja.

Mungkin kita juga mencoba hitung hitungan nya seperti apa  keuntungannya Bila memakai Landing Kit Elementor ini. Ya KENAPA PAKAI LANDINGKIT ELEMENTOR, APA UNTUNGNYA? Atau untuk kerennya Sekarang kita Tanya pada diri kita sendiri  APA RUGINYA KALAU ANDA GAK PAKE LANDINGKIT ELEMENTOR INI? Dan TERNYATA OH Ternyata…

  • Bayar Programmer Mahal, Jika Anda membangun dari awal siap-siap keluar uang 50 juta lebih untuk sistem seperti Landingkit
  • Rekrut Web Designer Gajinya Mahal, Bayangkan saja, jika Anda membayar seorang staff atau karyawan dengan gaji Rp 3 juta per bulan, maka dalam setahun Anda mau tidak mau harus mengeluarkan Rp 36.000.000. Plus ingat, itu belum termasuk biaya atau tunjangan hari raya dan lain-lainnya. Ah, boros banget!
  • Ketinggalan Kompetitor Jauuuuuuuh, Kalah dari persaingan dan ketinggalan jaman karena gak Go Online
  • Ngabisin Waktu dan Tenaga, jika seandainya seratusan Landing Page tersebut Anda buat sendiri, maka Anda membutuhkan waktu yang sangat lama dan kualitas hasilnya yang belum tentu berkelas seperti di atas. Betul?
  • Halaman Penawaran dan Penjualan tak nampak professional, jangan bikin calon pembeli tidak percaya dengan bisnis Anda karena tampilan web nya asal-asalan akhirnya Tidak dipercaya customer.
  • Harga akan naik, Setelah 8 hari masa Grand Launching, Penjualan Landingkit Harganya akan naik!
  • ..dan masih banyak lagi

Nah kalau menurut pikiran saya sendiri saja Ya…Dengan mempunyai LandingKit Elementor dan pada Theme LandingPress maka cara promosi Berbisnis Anda Akan Lain Dari Yang Lain, Beda, Berkualitas dan Potensi Konversinya Tinggi. Mau Lihat LandingKit Elementornya Disini. Mau Lihat Thema LandingPress nya Disini. 

[1] LandingKita Elementor ini terlanjur merebut hati saya, jadi tulisannya agak berat sebelah tetapi menurut saya begitulah adanya produk ini baik untuk dijadikan tool atau sarana untuk promosi bisnis Online apa saja. Itu saja.

OnlineKan BisnisMu, Peluang Tanpa Batas

OnlineKan BisnisMu, Peluang Tanpa Batas

Online kan BisnisMu, sebenarnya hanya mengingatkan agar anda bisa menyesuaikan Bisnis Anda dengan perubahan zaman. Itu saja. Karena, suka atau tidak suka bisnis Online sudah ada di sekitar kita. Bisnis ini sudah akrab dengan anak-anak muda di usia produktif. Karena secara fakta baru merekalah yang sudah mengikuti dunia Online atau dunia maya. Para generasi tua kita atau mereka yang rata-rata diatas 50 tahunan boleh dikatakan masih belum melek dengan dunia Online ini. Sehingga tidak heran kalau diberbagai komunitas, masih banyak yang merasa asing atau belum “nya hok” akan arti dan makna bisnis online ini. Bisnis seperti apakah bisnis Online itu. Semacam apakah bisnis seperti itu? Dalam bentuk atau wujud seperti apakah bisnis ini dijalankan? Akan seperti apakah pola dan jejaring Bisnis Online ini? Atas dasar pemahaman seperti itulah, buku ini di tulis dan mencoba memperkenalkan dasar-dasar pemikiran untuk memulai  mengonlinekan bisnis sendiri dan memahami bisnis Online itu sendiri.

ONLINEkan BISNISMu
ONLINEkan BISNISMu

Pada dasarnya semua bisnis tradisional atau bisnis konvensional bisa di onlinekan, dan kemudian ada banyak jenis bisnis online yang saat ini dijalankan orang. Namun bila dilihat dari jenis produknya,  maka bisnis online  mengenal dua jenis bisnis. Bisnis Online dengan Produk Fisik dan Bisnis Online dengan Produk Digital. Kedua jenis bisnis online ini tumbuh dan berkembang dengan caranya masing-masing.

Bisnis Online dengan Produk Fisik. Jenis bisnis online dengan produk fisik belakangan ini terus berkembang dan sepertinya akan selalu jadi tren di Indonesia. Bisnis ini sama dengan bisnis Off-Line pada umumnya, yakni produk yang terlihat dan dapat dipegang sesuai fisik barang yang dijual, dapat disentuh dan dirasakan. Contohnya adalah barang-barang elektronik seperti Handphone,tablet,computer;  ragam macam pakaian seperti baju, sepatu hingga produk kerajinan tangan, dll.

Info Bisnis Online Bisa Lihat Disini

Apakah Bisnis Online Itu? Bisnis Online pada dasarnya sama seperti bisnis biasa dimana kita harus menjual sesuatu. Tidak peduli jenis apa yang kita perjual belikan, apakah jasa atau produk. Semua bisa. Bedanya, bisnis online jualannya tidak di pasar atau di mall-mall, namun di dunia maya atau internet.Jadi dengan begitu, bisnis online tak ayal adalah bisnis nyata juga. Hanya saja, pasarnya berbeda. Jadi jika masih ada yang beranggapan bahwa bisnis online adalah suatu bisnis cepat menghasilkan uang banyak dan kaya raya, maka itu jelas keliru besar. Tanpa usaha nyata dibarengi dengan kemampuan berbisnis di dunia nyata, percayalah maka bisnis anda juga tidak akan bisa berhasil.

Bisnis Online dengan Produk Fisik. Jenis bisnis online dengan produk fisik belakangan ini terus berkembang dan sepertinya akan selalu jadi tren di Indonesia. Bisnis ini sama dengan bisnis Off-Line pada umumnya, yakni produk yang terlihat dan dapat dipegang sesuai fisik barang yang dijual, dapat disentuh dan dirasakan. Contohnya adalah barang-barang elektronik seperti Handphone,tablet,computer;  ragam macam pakaian seperti baju, sepatu hingga produk kerajinan tangan, dll.

Bisnis Online dengan Produk Digital  berbeda dengan produk fisik, bisnis online dengan produk digital memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi. Bisnis online dengan produk digital adalah bisnis yang menjual belikan produk yang secara fisik tidak dapat disentuh, tapi keberadaannya dapat dimanfaatkan. Contohnya adalah software komputer, mp3, video, graphic desain, ebook, script web, space hosting, bandwidth, domain, membership, space iklan, backlink, dll. Bisnis seperti ini bisa anda kembangkan sehingga berjalan secara otomatis. Artinya produknya tersaji lewat website secara menarik. Kalau ada yang tertarik dia tinggal pesan dan bayar kemudian produknya tinggal di Download (jumlah download dibatasi sesuai aturan bisnisnya). Pembayarannya langsung masuk ke rekening anda. Anda tinggal meng iklankannya dan kalau berhasil dan produk anda disenangi para kastamer anda maka uang anda akan terus bertambah dan tambah di rekening anda. Sederhana sekali Kan?

Membangun bisnis online baik dengan produk fisik ataupun digital sama-sama membutuhkan jasa pembayaran (Transfer Via ATM, Go Pay, Paypal dll); juga jasa pengepakan dan jasa pengiriman. Boleh dikatakan bisnis online yang baik membutuhkan alat (tool) yang dapat membantu anda menjalankan bisnis anda agar bisa operasional dengan baik. Tetapi jangan hawatir, sebab ada banyak “Mall Online” yang bersedia membantu anda tanpa memungut bayaran sama sekali. Mereka memberikan “lapak” atau Toko untuk anda berdagang di Mall mereka. Misalnya anda sudah punya produk fisik maka anda tinggal daftar ke Bukalapak Com atau Tokopedia Com[1] untuk menjadi pelapak. Anda akan bisa berjualan secara Online di Mall mereka tanpa diributkan oleh penghitungan biaya pengiriman dan cara pembayaran. Kalau anda mau. Anda tinggal iklankan produk anda dan kalau laku anda akan diberitahu kemana barangnya akan dikirimkan. Setelah transaksi selesai ( barang sudah sampai ke pembeli) anda bisa mengambil uang anda di admin lewat transfer yang sangat mudah. Enak kan? Peluang seperti itu banyak sekali. Baik nasional misalnya di Indonesia ( Matahari Mall, Blibili, Lazada, Zalora, Bhinneka Dll) atau Internasional ( Amazon, Alibaba dll)

Bagaimana kalau anda mau membuat sendiri Toko anda? Jawabnya bisa dan juga sangat “menantang” anda bisa buat Toko anda bisa operasional dengan cara nyaris secara otomatis. Kalau dilihat dari sisi ini maka bisnis Online ini sungguh menantang dan memerlukan upaya atau proses pembelajaran yang sungguh-sungguh agar anda bisa mewujutkan ide bisnis anda. Anda bisa memualainya lewat bisnis Online biasa atau dengan cara baru model Start Up, suatu bisnis yang baru sama sekali atau memodifikasi model bisnis yang sudah ada sehingga bisa lebih baik dari sebelumnya.

Karena fleksibel, bisnis online dengan produk digital, menjualnya tidak memerlukan pengiriman barang. Konsumen atau pembeli bisa langsung mendownloadnya setelah membayar. Namun demikian bisnis ini tetap memerlukan jasa pembayaran dan sarana Download yang aman dari berbagai kecurangan ( downloadnya bisa dibatasi). Tidak ayal lagi, karena proses yang cepat, konsumen juga tidak butuh proses lama untuk mendapatkan produk yang diinginkan.Salah satu bisnis online jenis digital yang paling besar adalah iTunnes dari Apple Inc. Layanan dari Apple Phone menjual produk berupa mp3 dengan harga yang beragam. Google juga menjual produk-produk digital dan salah satu wadah terbesarnya adalah App Store untuk produk Android.

Bagaimana Cara Menjalankan Bisnis Online  Dari dua jenis bisnis online yang diuraikan di atas, memiliki cara dan metode berebada dalam menjalankannya sesuai dengan wujud produknya. Walau memiliki perbedaan mendasar, namun kedua jenis bisnis online tersebut memiliki kesamaan dalam memulai atau membangunnya. Hampir pula serupa dengan memulai bisnis offline, bisnis online juga memiliki ketentuan dasar yang harus dilakukan. Berikut adalah langkah langkah utama yang harus dilakukan untuk dapat menjalankan dan memulai bisnis online agar bisa berhasil:

Pertama : Tentukan Bisnis Online sperti apa yang akan anda lakukan. Bisa memilih untuk meng Onlinekan bisnis anda sendiri. Bisa juga dengan mempertimbangkan apakah anda akan melakukan bisnis Online untuk menjual produk fisik atau Digital? Apakah anda sudah mempunyai produk atau belum? Kalau anda belum punya produk sendiri, anda tetap bisa berbisnis Online dengan jalan menjualkan produk orang lain ( Bisnis Online Marketing atau bisnis Affiliasi). Intinya bisnis ini anda bisa mendapatkan uang dari komisi penjualan yang anda lakukan. Anda bisa menjualkan produk orang lain seperti di Lazada, Zalora, Bhinneka dll (Indonesia) atau Amazon, Alibaba (internasional).

Kedua, bisnis yang baik adalah bisnis yang bermanfaat bagi banyak orang, dan satu-satunya alasan mengapa kita membangun bisnis adalah karena bisnis itu bisa membantu banyak orang tanpa keterlibatan kita secara langsung.  Alasan yang kedua inilah mengapa penting membangun system bisnis Online yang benar. Dengan sistem bisnis yang baik dan benar, bukan saja pemilik bisnis itu sendiri yang merasakan manfaatnya, customer atau masyarakat umum pun akan merasakan betapa bermanfaatnya berbisnis dengan anda. Semoga Bisa bermanfaat.

[1] Saya punya Toko Buku di Tokopedia.com yakni Tokopedia.com/bukuperbatasan dan di Bukalapak.com yaitu Bukalapak.com/bukubatas

BumDes Jaya Indonesia Sejahtera

BumDes Jaya Indonesia Sejahtera

Oleh harmen batubara

Pemerintah sesuai dengan UU Desa secara nyata telah mengalokasikan Dana ke Desa dalam jumlah yang belum terbayangkan selama ini. Pada 2015 total Dana Desa Rp 20,7 triliun (dibagi ke 74.093 desa); 2016 sebanyak Rp 46,9 triliun (dibagi ke 74.754 desa); dan pada 2017 ini akan disalurkan Rp 60 triliun (dibagi ke 74.910 desa). Penyerapan Dana Desa tergolong fantastis. Tahun pertama terserap 82,72 persen dan tahun kedua 97,65 persen, di tengah situasi regulasi yang belum terlalu mapan, sosialisasi yang dikendalai waktu, dan persebaran desa yang sedemikian luas. Nah yang lebih menggembirakan lagi adalah Desa Nusantara ternyata memiliki modal social yang juga tergolong terbaik yang pernah ada.

Secara empirik Desa jadi menarik didiskusikan karena dua misteri modal sosial di Indonesia yang sungguh berbeda dengan keyakinan teoritik. Pertama, desa-desa di Indonesia sebenarnya sangat kaya modal sosial tetapi juga rentan secara sosial. Di satu sisi masyarakat desa sudah lama mempunyai beragam ikatan sosial dan solidaritas sosial yang kuat, sebagai penyangga penting kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Swadaya dan gotong royong telah terbukti sebagai penyangga utama “otonomi asli” desa. Ketika kapasitas negara tidak sanggup menjangkau sampai level desa, swadaya dan gotong royong merupakan sebuah alternatif permanen yang memungkinkan berbagai proyek pembangunan prasarana desa tercukupi. Di luar swadaya dan gotong-royong, masyarakat desa mempunyai tradisi to¬long-tolong menolong, bahu-membahu dan saling membantu antar sesama, apalagi ketika terjadi musibah yang mereka lihat secara dekat.

Tetapi di balik ikatan sosial dan solidaritas sosial yang menyenangkan itu, masyarakat desa sering menghadapi berbagai kerentanan sosial (social vulnerability) yang menyedihkan, bahkan bisa melumpuhkan ketahanan sosial (social security) mereka. Status desa condong menjadi sekadar ”ruang hidup sementara”, yang sewaktu-waktu bisa dibongkar, digusur, dan bahkan dihapuskan ketika negara atau korporasi membutuhkannya untuk dieksploitasi dan dikonversi menjadi ruang ekstraktif demi peningkatan pendapatan. Indikasinya, desa-desa penuh dengan izin investasi pertambangan, perkebunan sawit, properti, atau izin eksploitatif lainnya. Desa menjadi area perebutan sumber daya alam dan arena konflik agraria.

Derap Langkah Perubahan Di Desa

Malah seperti kata Sri Palupi[1]  Area desa bisa dengan mudah berpindah menjadi area konsesi korporasi atau lokus proyek strategis pemerintah, sementara warganya tak berdaya ketika dipaksa melepaskan hak mereka atas lahan dan ruang kehidupannya. Desa-desa di lingkar industri pertambangan dan perkebunan sawit, misalnya, kebanyakan warganya kehilangan lahan dan berubah status dari petani mandiri menjadi buruh. Ada desa yang keberadaannya dihapuskan karena areanya dikuasai korporasi atau menjadi lokus proyek strategis pemerintah. Bahkan desa-desa yang lahan pertaniannya sudah bersertifikat sekalipun, warganya bisa dengan mudah kehilangan haknya. Juga ada banyak desa yang kehilangan sebagian atau seluruh ruang hidupnya karena pemerintah secara sewenang-wenang menetapkan wilayah desa sebagai kawasan hutan. Padahal, warga sudah tinggal di desanya jauh sebelum republik ini berdiri. Ada lebih dari 30.000 desa yang berada di kawasan hutan tanpa akses atas sumber daya agraria.

Ketahanan sosial masyarakat desa kerapkali sangat rentan ketika menghadapi gempuran dari luar, mulai dari regulasi dan kebijakan pemerintah, proyek pembangunan, wabah penyakit menular, narkoba, bencana alam, kekeringan, dan masih banyak lagi. Bahkan bantuan dari pemerintah seperti BLT kompensasi BBM juga memunculkan kerawanan sosial dalam masyarakat, misalnya dalam bentuk pertikaian antara warga dan aparat setempat.

Kedua, desa kaya modal sosial tetapi tidak kaya modal ekonomi. Dengan kalimat lain, modal sosial itu tidak mengalami transformasi menjadi modal ekonomi. Studi Edward Miguel, Paul Gertler, dan David I. Levine (2005) di 274 daerah industri di Indonesia, misalnya, menunjukkan bahwa modal sosial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan industri. Karena itu, wajar jika Prof. Robert Lawang, pernah mengajukan pertanyaan: mengapa modal sosial yang kaya tidak menghasilkan modal ekonomi?

Tetapi sepertinya semua itu kini sudah pasti akan berbeda, dan ini tidak lepas dari Strategi Pembangunan Desa Jokowi. Terutama setelah munculnya politik pembangunan desa[2] yang ditandai oleh kelahiran UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 segera menyergap menjadi kesadaran dan harapan baru atas kejumudan kemajuan desa. Pembangunan tak lagi sekadar dirayakan sebagai turunnya daftar proyek yang dikerjakan di desa, tetapi dipestakan atas kedaulatan desa dalam merumuskan dan memutuskan masa depannya sendiri. Di masa silam, desa dan warganya menonton dengan khidmat deru pembangunan dari pagar rumah sambil berharap proyek itu tak menjadi onggokan monumen karena tidak bersenyawa dengan kebutuhan warga.

UU yang baru memastikan dikuburnya model itu karena desa memiliki kewenangan untuk menegakkan kedaulatannya. Dua otoritas vital yang dipunyai desa itu adalah kewenangan lokal berskala desa (subsidiaritas) dan kewenangan hak asal usul (rekognisi). Demikian pula proses pembangunan meletakkan warga sebagai partisipan gerakan, di mana musyawarah desa (musdes) menjadi forum tertinggi dalam mengambil keputusan. Pelan-pelan literasi politik diperkuat agar warga sadar atas kekuasaan yang dimilikinya.

Kewenangan lokal berskala desa sebetulnya menjadi bahasa desentralisasi dalam literatur ekonomi dan politik. UU Desa telah mendesentralisasikan urusan pembangunan sampai ke level pemerintahan desa, bukan cuma di kabupaten. Asas subsidiaritas ini memberikan ruang penuh bagi desa memutuskan serta menyelenggarakan pembangunan dan pemberdayaan selama berada dalam skala desa. Jika desa berderu dengan aneka program pembangunan, itu tak lagi monopoli keputusan pemerintahan di atasnya dalam memasok kebutuhan program, tetapi hasil dari sikap kolektif warga yang dirangkum dalam proses musdes.

Baca Juga : Membaca Strategi Perbatasan Jokowi

Tak dibenarkan pemangku kepentingan lain, termasuk pusat, mengambil arena kewenangan itu karena keberadaannya diproteksi UU. Kewenangan ini menahbiskan desa sebagai pemegang otoritas untuk menjaga suara dan daya hidup warganya di lapangan politik, di mana partisipasi memiliki bobot penuh karena dilatari kewenangan mengambil keputusan, bukan sekadar mengerjakan program.

Kewenangan hak asal-usul menjadikan desa lebih tangguh lagi karena pilar terpenting desa sebetulnya terletak pada tiang pancang sosial. Desa hidup berdasarkan dinamika norma, budaya, adat, keyakinan, dan agama yang menjadi mata air pengetahuan serta konsensus dalam menjaga kehidupan bersama. Desa di masa lalu mengendalikan seluruh perkara kehidupan bersandarkan pada aturan main informal tersebut sebelum tahap demi tahap direnggut oleh formula aturan main formal (hukum negara). Desa dapat mengelola harmoni hidup secara ritmis karena mereka adalah agregasi komunitas yang terpaut dengan nilai-nilai setempat. Ini beda halnya dengan desa masa kini yang digiring menjadi unit administrasi pemerintahan sehingga seluruh aturan perilaku hidup mesti dikelola dengan hukum formal yang kadang jauh dari nilai adat desa.

Implikasinya, salah satu tiang penyangga roboh dan “surau” desa menjadi nyaris ambruk. Untungnya, jaminan penyelenggaraan asas rekognisi ini mendirikan kembali pilar tersebut sehingga desa tegak lagi. Kemenangan merawat kekayaan ini akan menjadi penanda kekuatan bantalan sosial desa. Desa punya daya hidup!Aneka kewenangan penting itu tak akan menjelma jadi daya dorong perubahan jika tak disertai sumber daya. Itulah yang dibaca oleh pemerintah sehingga politik fiskal digeser dengan memberikan instrumen “dana transfer” ke desa, yang disebut dana desa (DD). Desa yang telah memiliki otoritas menjadi lebih bertenaga karena bisa mengelola anggaran sendiri (anggaran pendapatan dan belanja desa/APBDesa) dengan salah satu sumbernya dari DD (di samping enam sumber lain).

Pada 2015 total DD Rp 20,7 triliun (dibagi ke 74.093 desa); 2016 sebanyak Rp 46,9 triliun (dibagi ke 74.754 desa); dan pada 2017 ini akan disalurkan Rp 60 triliun (dibagi ke 74.910 desa). Penyerapan DD tergolong fantastis. Tahun pertama terserap 82,72 persen dan tahun kedua 97,65 persen, di tengah situasi regulasi yang belum terlalu mapan, sosialisasi yang dikendalai waktu, dan persebaran desa yang sedemikian luas.

Sejauh yang sudah tercapai selama dua tahun pelaksanaan program DD ini, sekurangnya lima hal pokok telah dirasakan di lapangan. Pertama, desa berdenyut kembali dalam kegairahan pembangunan yang ditandai oleh maraknya kegiatan musdes dan keterlibatan warga dalam perencanaan sampai eksekusi pembangunan. Salah satu pemandangan lazim saat ini, warga desa berkerumun membahas aneka ikhtiar pembangunan dan pemberdayaan, seperti inisiasi pasar desa atau pembentukan badan usaha milik desa (BUMDesa).

Baca Pula : NawaCita Mewujudkan Kemakmuran di Perbatasan

Kedua, transparansi anggaran menjadi keniscayaan baru sebagai bagian dari akuntabilitas penyelenggara pemerintahan desa. Di balai desa dipasang baliho APBDesa, demikian pula di lokasi-lokasi strategis atau sarana ibadah. Desa telah memberikan jawaban kontan atas kepercayaan yang diberikan. Ketiga, keswadayaan dan gotong royong terlihat kokoh karena seluruh program harus dijalankan secara swakelola, tak boleh diberikan kepada pihak ketiga. Tak jarang, warga desa menyumbangkan apa pun yang dimiliki agar pembangunan berjalan paripurna, misalnya tenaga, tanah, rumah, dan aset fisik lain.

Keempat, ongkos pembangunan menjadi amat murah karena dikerjakan oleh warga desa dengan semangat keguyuban tanpa harus mengorbankan kualitas. Pada 2016 saja telah terbangun hampir 67.000 kilometer (km) jalan, jembatan 511,9 km, MCK 37.368 unit, air bersih 16.295 unit, dan PAUD 11.926 unit. DD juga dimanfaatkan untuk posyandu 7.524 unit, polindes 3.133 unit, dan sumur 14.034 unit. DD juga digunakan untuk membangun tambatan perahu 1.373 unit, pasar desa 1.819 unit, embung 686 unit, drainase 65.998 unit, irigasi 12.596 unit, penahan tanah 38.184 unit, dan ribuan BUMDesa (PPMD, 2017). Dengan menggunakan ukuran apa pun, efisiensi DD sangat mengagumkan.

Kelima, munculnya aneka upaya untuk memperkuat kapasitas warga dan pemberdayaan lestari dengan basis budaya dan pengetahuan lokal. Banyak desa yang menginisiasi munculnya sekolah desa, sekolah perempuan, peraturan desa untuk memproteksi sumber daya alam dan ekologi, pembuatan almanak desa, balai rakyat, dan masih banyak lagi prakarsa menggetarkan di desa. DD bukan cuma dirayakan sebagai tradisi penyerapan anggaran, melainkan aktivitas berdesa yang mengendap dalam jantung kesadaran kedaulatan desa. Desa kini tengah Mngukir Sejarahnya.

[1]  Sri Palupi, Refleksi Tiga Tahun UU Desa, Kompas.id, 14 Februari 2018 [2] Ahmad Erani Yustika,  Proklamasi Pembangun Desa, kompas.id, 23 oktober 2017. Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/PPMD (2015-2017); Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi

Membangun Tim Sukses Pilkada

Membangun Tim Sukses Pilkada

Kemampuan Membangun Tim Sukses yang baik adalah bagian dari kemenangan itu sendiri. Tim Sukses yang berhasil akan mampu memberikan nilai tambah bagi ke suksesan. Demikian juga dalam hal Pemenangan Pilkada. Dalam proses mencapai kesuksesan, setiap orang tidak akan terlepas dari faktor dukungan orang lain. Bagaimana pun juga, setiap orang sukses yang Anda lihat hari ini, adalah mereka yang berhasil karena didukung penuh oleh banyak orang di sekitarnya. Baik dari dukungan moral maupun dukungan teknis. Begitupun dengan diri kita hari ini. agar bisa meraih kesuksesan seperti yang kita impikan dan mencapai tujuan yang sudah kita rancang, kita tidak bisa lepas dari dukungan orang lain.

Salah satu cara untuk mendapatkan dukungan yang tulus dari orang di sekitar kita adalah dengan memiliki hubungan yang berkualitas dengan siapapun orang yang kita kenal. Hal ini juga disampaikan oleh David J. Schwartz dalam bukunya THE MAGIC OF THINKING BIG yang sudah menjadi best seller tersebut. Dalam buku tersebut, David mengatakan bahwa Sukses sangat tergantung pada dukungan orang lain.  Satu-satunya penghalang di antara Anda dan apa yang Anda inginkan adalah ada tidaknya dukungan dari orang lain. Namun demikian jangan pesimis dahulu. Anda bisa mendapatkan Dukungan orang lain kalau anda memang punya cara yang tepat untuk mendapatkannya.

Mengapa dukungan dari orang lain ini harus bisa kita prioritaskan? Lihatlah, bagainana para pebisnis sukses saat ini yang bisa sampai GO INTERNSIONAL pasti memiliki tim yang baik dan setia di belakannya untuk selalu mendukungnya dan memberikan dukungan yang tiada putus-putusnya. Bagaimana seorang designer ternama saat ini berhasil menggaet investor mancanegara karena ia didukung oleh tim yang solid di belakangnya. Bagaimana seorang suami bisa produktif selama bekerja karena total didukung oleh anak dan istri. Kemudian kita lihat pula, bagaimana seorang pencetus ide bisa begitu dipercaya dan didukung oleh banyak pihak yang awalnya mungkin tidak mengenal dirinya secara personal dan hanya mengetahuinya dari karya-karyanya?

Baca Juga    :  Onlinekan BumDesMu

Lalu kita perhatikan, mengapa ada sebagian orang yang mendapatkan dukungan begitu tulus dan malah diberikan kesempatan untuk mendapatkan jabatan atau dipercaya memegang amanah tertentu dari tempat kerjanya, sedangkan di sisi lain ada orang yang tidak pernah diberi kesempatan atau tidak pernah dipercaya untuk memegang jabatan tertentu. Ini semua tidak lepas dari adanya interaksi kita dengan orang lain.

Sekarang anda bersama THINK TANK sudah saatnya membentuk TIM SUKSES. Tim Sukses inilah nantinya yang akan mengelola dan melaksanakan pemenangan Pilkada secara bersinergi dan berlanjut. Anda tidak lagi harus melaksanakannya semua secara sendiri, tetapi Tim Sukseslah yang melaksanakannya untuk anda. Untuk itu besarnya Tim Sukses akan disesuaikan dengan Tujuan dan Sasaran yang akan dicapai dan dukungan dana yang tersedia.  Mari kita mulai melihat berbagai aspek yang akan ditangani oleh Tim Sukses. Tugas apa-apa saja yang akan dibebankan kepada Tim Sukses. Secara umum untuk pemenangan Pemilukada bisa kita runtut mulai dari proses pemilihan Partai Politik sebagai Kenderaan politik; pencalonan, pemenangan yang terdiri dari kampanye terbuka, kampanye tertutup, kampanye lewat sossial media; kampanye secara tradisional; pengawalan proses pemilihan; proses penghitungan; prosesi pelantikan dan lain-lain termasuk acara syukurannya.

Tim Sukses ini membawahi Unit-unit  Pencalonan Kandidat. Unit ini bertanggung jawab semua legalitas adminsitrasi terkait pencalonan. Mulai dari mempersiapkan dan menginventarisir UU dan peraturan yang terkait dengan Pemilukada. Unit ini juga yang akan mempersiapkan segala sesuatunya sehingga Kandidat berhasil dan terdaftar secara syah sebegai salah satu pasangan pemilukada yang resmi. Setelah mereka selesai dengan tugasnya maka Unit ini bisa bergabung untuk mendukung sukses Unit  lainnya sesuai kebutuhan.

Unit Pemetaan kekuatan politik, unit ini bertanggung jawab memetakan kekuatan Politik baik kandidat sendiri, petahana maupun saingannya. Peta politik ini meliputi kekuatan pendukung termasuk semua Tokoh-tokoh masyarakat, tokoh formal, non formal; terkait tokoh pemerintahan, politik, agama, sosial dll yang punya akses ke warga atau masyarakat berikut jaringannya (networking) nya baik lewat media sosial tradisional, maupun media sosial Online. Bagaimana Unit ini mengerjakannya? Unit ini diharapkan bisa memanfaatkan berbagai sarana data yang ada di Badan Pusat Stastik Nasional, data yang ada di Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, RW dan RT, termasuk data yang ada di Sosial Media dari sumber sumber lainnya.Tergantung pada besar kecilnya volume kerjanya. Kalau volumenya besar, maka sudah selayaknya unit ini mencari Lembaga Survei yang kompeten yang prosefesional yang tepat sesuai dengan kebutuhan serta dana yang ada.

Baca Pula   :  Jalur Partai atau Independen, Penting Menangkan PilkadaMu

Unit Pencitraan Kandidat. Unit ini bertugas melambungkan citra baik tentang Kandidat. Unit ini harus mempunyai kemampuan untuk memonitoring  trending topic di sosial media dan media online, khususnya bila hal itu terkait dengan : mendeteksi ada tidak nya mention negatif, jangan sampai nyebar kemana tanpa ada pembelaan atau upaya menetralisir isu. Selalu melakukan pengukuran tingkat pupularitas kandidat dan pesaingnya; menghimpun dan membuat peringkat mengenai isu yang paling banyak disebutkan di sosial media. Unit inilah perlu membuat panduan dan aturan yang dapat dijadikan sumber referensi oleh tim sosial media dan pendukungnya, panduan yang meliputi seperti : tidak boleh menyerang lawan ( serangan balik hanya ditangani oleh Unit inti yang sudah terlatih ; tidak boleh kampanye negative atau kampanye hitam; tidak membuat konten yang merugikan kandidat tetapi sebaliknya membuat konten yang positip dan mendukung kandidat secara proporsional santun dan punya selera yang baik. Dalam memproduksi konten dan isu agar disesuaikan dengan target berdasarkan : demografi ; tingkat pendidikan; pekerjaan ; serta memanfaatkan dan memproduksi gambar dan animasi yang menarik dan menyenangkan.

Unit ini juga punya counter attack, artinya kalau ada yang menjelekkan kandidatnya harus segera di respon secara telak dibantah, dinetralisir dan dipojokkan ulang. Hal seperti ini harus ditangani oleh unit husus yang memang punya kapasitas untuk hal seperti itu. Unit ini juga punya kemampuan memobiliasi opini dan pengalihan issu yang pada intinya secara terus menerus menjaga citra kandidat. Secara sederhana dan konsisten Unit ini membangun citra positip diri Kandidat; kemudian membantuk Opini yang positip tentang kandidat; menghalau Fitnah pada kesempatan pertama; mengajak warga untuk memilih dan menjagokan Kandidat ; melakukan Sentuhan dari dan dengan berbagai Arah sehingga citra Kandidat terus terjaga dan secara konsisten menjalankan fungsi spionase bagi kebaikan Kandidat.

Unit Penggalangan Dana, unit ini mencari dukungan dana darimana saja dan seberapa saja sesuai dengan UU dan peraturan yang berlaku. Ingat kalau Unit ini memang kreatif, maka tidak mustahil mereka akan mampu menghimpun dana sesuai dengan amanat Undang-undang dan menyenangkan bagi semua pihak. Misalnya lewat malam gembira yang menyajika “hiburan” gratis tetapi bisa dimanfaatkan jadi ajang penggalangan dana.

Unit Hukum dan Legalitas Unit ini bertugas untuk memastikan semua kegiatan yang dilakukan oleh Tim Sukses Kandidat sesuai dengan aturan hukum dan peraturan yang berlaku serta melakukan pembelaan secara hukum kalau ada anggota atau simpatisan yang terkena tindakan hukum karena kegiatan Pemilukada. Akan sangat membantu dan baik kalau di dalam unit ini bisa melibatkan Pengacara dan Badan Hukum yang memang sudah professional dalam pelayanannya.

Unit Penguatan Sumber Daya atau Mesin Kampanye, unit ini melakukan berbagai pelatihan kegiatan atau training yang berkaitan dengan mesin kampanye yang dibentuk. Pastikan Mesin Kampanye yang akan dibentuk mempunyai unit-unit yang bisa menyadarkan banyak orang atas kehadiran Kandidat ini.

 Bukunya Bisa Beli DiSini atau Di Sini

 …