Memilih Theme Yang Sesuai Dengan Bisnismu

Memilih Theme Yang Sesuai Dengan Bisnismu

memilih theme

Oleh harmen batubara

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah memilih Theme dan E-commesce yang sesuai dengan bisnis Onlinemu. Ibarat berdagang di Offline kalau misalnya anda mau jualan Bakso. Apakah anda akan mencari sewaan Ruko atau sewaan Lapak di Pujosera? Memang sih, anggak ada batasan yang pasti. Jualan bakso di Ruko juga nggak ada salahnya, kalau kebetulan lokasi tempatnya bagus. Meski jualan bakso di Pujosera tentu akan lebih menantang. Begitu juga kalau anda mau membuka Butik? Jelas anda tidak akan menyewa lokasi Pujosera kan? Begitu jugalah kira-kira memilih Theme dan e-commerce dalam suatu website. Sangat tidak pas, kalau anda memilih Theme magazine untuk membuat Toko Online dan sebaliknya. Begitu juga dengan proses pembayarannya. Buatlah Website anda bisa menerima system pembayaran yang sudah umum atau yang lebih baik lagi. Karena itu ada baiknya kita perhatikan berbagai hal yang terkait dengan Theme

Baca Juga : Mencari Bisnis Terbaik Buatmu Sendiri

Sudah tidak bisa di ragukan lagi jika WordPress merupakan salah satu atau mungkin untuk Indonesia merupakan nomor satu sebagai CMS untuk membuat website dan blog. WordPress adalah platform Content Management System dan platform blogging yang paling populer dan banyak digunakan. Awalnya WordPress hanya sebagai alat blogging sederhana tetapi sekarang sudah menjadi Content Management System yang sangat kuat. Ada banyak alasan, mengapa WordPress menjadi CMS dan platform blogging nomor satu. Salah satu hal yang paling penting yang membuat WordPress menjadi pilihan pertama dari blogger dan perusahaan adalah karena WordPress sangat USER FRIENDLY, mudah digunakan dan mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan dengan baik.

WordPress memungkinkan Anda untuk dengan mudah membuat dan mempublikasikan konten. Ditambah lagi sangat banyak Plugin pilihan, dengan plugin yang baik anda dapat menambahkan fungsionalitas tambahan bagi WordPress Anda, dan  dapat dengan mudah mengubah desain blog atau website menjadi lebih baik, lebih menarik dan lebih responsip.

Perlu Anda ketahui bahwa desain web atau blog memainkan peran yang sangat penting. Bisa jadi dan meskipun Anda mempublikasikan konten dengan isi yang menarik dan penting serta banyak diminati di blog Anda, tetapi jika desain blog atau web Anda tidak menarik, maka percayalah pengunjung akan meninggalkan blog Anda dengan segera. Jika Anda ingin mempunyai blog dengan desain yang menarik dan profesional, luangkan waktu untuk membaca berbagai tips terkait pemilihan Theme sehingga Anda dapat memiliki Theme WordPress yang sesuai dengan bisnis online anda.

Juga Baca : Memulai Binis Pilihlah Yang Anda Suka

Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini terdapat begitu banyak perangkat seperti smartphone, tablet, desktop, notebook dan perangkat lainnya. Semua perangkat ini memiliki resolusi layar yang berbeda dan dengan berbagai macam perangkat tersebut orang mengakses internet untuk menemukan berbagai informasi di website dan blog. Karena begitu banyaknya perangkat yang bisa digunakan untuk mengakses internet dengan berbagai ukuran resolusi layar yang berbeda, maka ketika Anda sedang memilih theme untuk blog Anda, Pastikan Anda memilih theme yang sepenuhnya responsif dengan desain elegan dan bisa memanfaatkan berbagai perangkat pengguna.

Baca Juga : Membuat Website Bersama LandingPress

Dengan mengetahui berbagai kondisi yang kita bicara tadi, sekarang timbul pertanyaan baru? Apakah Anda harus menggunakan theme WordPress gratis atau membeli theme premium untuk website atau  blog Anda?  Bukan apa-apa sekarang itu ada begitu banyak theme gratis yang mengagumkan dengan desain besar dan juga fitur lengkap yang tersedia untuk Anda. Sementara Theme premium ada juga harganya sangat mahal tetapi kemampuannya hanya begitu-begitu saja. Hal itulah yang perlu untuk lebih diwaspadai. Meskipun ada ungkapan bahwa theme versi gratis itu bisa saja suatu saat tidak lagi dikembangkan oleh pemiliknya. Maka tentu saja website atau blog anda akan ketinggalan zaman.

Theme Premium dan Beberapa Alasan Untuk Memilihnya

Sama seperti saya, Anda mungkin akan berkata kenapa harus menghabiskan uang hanya untuk membeli theme premium?  Padahal Anda dapat men-download dan menggunakan theme gratis dengan kualitas yang tidak kalah menariknya. Ada banyak alasan, manfaat dan keuntungan dari membeli theme premium. Para ahli selalu bilang begini. Jika Anda ingin memiliki website atau blog dengan desain profesional jangan ragu untuk menginvestasikan beberapa puluh dolar untuk membeli theme premium. Bbeberapa alasannya adalah sebagai berikut :

  • Pengembang theme premium memberikan dukungan atau support yang profesional dengan theme yang Anda beli, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika menemukan masalah dalam penggunaan theme tersebut. Anda bisa menghubungi mereka untuk membantu anda.
  • Penyedia theme WordPress terkemuka, adalah pengembang professional dan mereka selalu menjaga dan menggunakan praktik terbaik dan standar pengkodean yang umum.
  • Theme Premium dirancang dan dikembangkan dengan standar web saat masa kini dan akan selalu mengikuti perkembangan teknologi seperti desain web yang responsif, fitur baru HTML 5, Microformats dll
  • Theme Premium umumnya selalu Up to date atau melakukan update secara teratur sesuai dengan perkembangan yang ada, termasuk dari sisi keamanannya. Mereka sangat mengharga para pelanggan mereka yang telah membayar theme mereka; dan karenanya mereka akan selalu menjaga theme tetap Up to date sampai berbagai versi baru mereka rilis dan anda akan mendapatkan versi terbarunya, sesuai perjanjian.
  • Dengan update dari waktu ke waktu, theme Anda tentu saja akan selalu mengikuti perubahan sesuai dengan ketentuan perkembangan WordPress. Bayangkan kalau hal yang berbeda terjadi pada theme gratis yang tidak lagi di Update oleh para pengembangnya. Maka sebaliknya berbagai kendala dalam pengoperasian dan tampilan website atau blog anda yang gratisan tidak lagi bisa diapa apakan atau muspro.
  • Theme Premium terutama dari pengembang yang baik adalah Theme yang paling mungkin untuk sepenuhnya selalu Up to date dan responsive, dan jangan lupa bahwa mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing dll senang dengan website atau blog yang responsif.
  • Theme Premium mempunyai fitur panel kontrol atau yang sering disebut theme option atau antarmuka untuk mengubah desain dan format blog atau website Anda. Keamanan sangat penting dan Anda dapat menghindari masalah keamanan dengan membeli theme premium dari penyedia theme premium terpercaya, memiliki reputasi pengembang dan sumber daya.
Mau Jadi Penulis Profesional, Coba Saja Dulu

Mau Jadi Penulis Profesional, Coba Saja Dulu

Paket 3 Buku Penulis Profesional Best Seller

Oleh harmen batubara

Pernahkah terlintas dalam pikiranmu bahwa penulis terkenal, punya nama, kaya secara material dan hidup ala selebriti di berbagai dunia panggung sebenarnya hanyalah penulis biasa saja. Penulis yang siapa saja sebenarnya bisa menuliskannya. Anda pasti ingin klarifikasi? Masa Sih? Cobalah perhatikan. Berbagai  tayangan live Show  di Televisi, terserah  apa genrenya, ada banyak  penggemar dan berhasil menghasilkan “bintang” bintang  tenar, kaya raya dsb dsb. Apakah tayangan atau show itu memang bagus? Nope! Belum tentu? Memang ada yang bagus tetapi lebih banyak lagi yang biasa-biasa saja. Lalu apa intinya? Ya lihatlah industeri yang melahirkan bintang dan mega bintang nya itu. Merekalah yang punya hajat, merekalah yang punya “selera” dan merekalah yang menentukan mana bintang yang Top dan mana yangTop sekali.

Nah di sanalah bedanya. Kalau banyak anak muda yang ingin jadi penulis Idola, berkarya, dan kaya raya maka jadilah bagian dari “pentas Show” yang diusung oleh industeri penerbitan. Bukan apa-apa. Karena begitu mereka berhasil menjadikan sebuah buku “Booming”, maka perhatikanlah hanya dalam hitungan minggu akan muncul lagi buku-buku baru yang lebih hebat, yang lebih “booming” dari yang sebelaumnya. Padahal hanya dalam tenggat waktu yang demikian terbatas?  Kapan Penulisnya bisa menuliskannya? Karena mesin industeri penerbitan itu bekerja, mereka mampu mendikte selera; anda kalau tidak membaca buku terbitan mereka, pasti anda tergolong kuno. Nggak tahu jaman, nggak gaya, nggak ngarus dst dst. Hanya satu tindakan yang harus anda ambil. Membeli buku mereka, dan menyebut sang Penulisnya sebagai “penulis hebat, penulis cerdas” yang dilahirkan zaman. Kalau anda berani menyebut yang sebaliknya, maka anda pasti dibilang tidak punya akal sehat dan anda memang orang yang tidak bisa mengikuti zaman. Itulah dunia panggung. Industeri memang harus mampu membuat panggung- panggung yang melegenda. Tanpa itu rasanya sepi. Masalahnya? Apakah anda berada dalam “radar” mereka? Kalau tidak ya anda hanya akan jadi sekedar penulis professional. Memang tidak kaya sekali, tetapi anda layak hidup seperti para professional lainnya. Mungkin tulisan ini akan sedikit banyak bisa membantu anda untuk menjadi penulis professional.

Tahu Selera Pasar

Penulis Yang Tahu Selera Pasar   Tapi jangan salah persepsi, setiap segmen ( niche) mempunyai pasarnya sendiri-sendiri. Ada pasar yang ramai, tetapi hanya diminati oleh para pembaca yang menengah ke bawah. Sebaliknya ada juga segmen yang sebenarnya tidak banyak peminatnya, tetapi umumnya disukai oleh mereka yang punya daya beli. Dan banyak lagi ragamnya. Sekarang memang semua sudah ada “perangkat” atau “tool” yang bisa membantu anda. Anda bisa membaca selera pasar pada segmen yang anda suka lewat “Google” jelasnya “Google Keyword Planner” atau berbagai software yang memungkinkan anda tahu dengan benar, seperti apa sebenarnya “realitas” segmen yang akan anda kan tulis.

Baca Juga   : OnlineKan BisnisMu, Peluang Tanpa Batas

Begitu anda happy dengan segmen yang akan anda tulis, maka lakukanlah Riset perihal segmen yang akan anda tulis. Riset di sini adalah lewat “dektop” publishing artinya riset lewat berbagai tulisan Online terkait segmen yang akan anda tulis tersebut. Ingat kalau melakukan riset, perhatikan obyek yang anda riset; pilih juga kredibilitasnya.  Anda harus telaten saat dimana anda memanfaatkan data apa adanya dan pada saat yang mana harus memilih data dari sumber-sumber yang punya kredibilitas. Misalnya dari kalangan penerbit atau harian yang sudah punya jam terbang puluhan tahun; dari data atau publikasi kalangan universitas ternama; serta publikasi yang bisa anda yakini kredibilitasnya. Kemudian yang juga tidak kalah menariknya.  Apakah nantinya anda dalam menerbitkan buku tersebut hanya mengandalkan pada para penerbit “Mayor” yang memang hidupnya hanya dari dunia penerbitan Buku? atau anda terbitkan sendiri lewat pola “Selfpublishing” yang memadukan website pribadi, website toko Online sendiri serta memanfaatkan website mall; seperti Bukalapak com, Tokopedia com, Lazada, Alibaba, Amazon com Dll. Anda bisa memanfaatkan berbagai media website anda sendiri dengan kombinasi website pro yang memang sudah ada di pasar yang bisa anda manfaatkan secara gratis.

Disiplin dan Mampu Memotivasi Diri

Seperti kata seorang sahabat, kalau masih menulis hanya dengan mengandalkan mood, pertimbangkan ulang cita-citamu untuk jadi penulis profesional! Karena bagaimanapun tak bisa hanya mengandalkan mood. Penulis yang profesional memperlakukan aktivitas menulisnya sebagai sebuah pekerjaan yang tetap harus dilakukan setiap hari, tanpa peduli mood dan situasi hati. Tak peduli habis patah hati, gagal ujian, atau baru saja bertengkar dengan pacar, atau isteri dan tak ada alasan untuk tidak menulis. Ada banyak hal yang orang lupa kalau melihat dunia seorang penulis. Ibarat rutinas seorang prajurit professional, menulis juga harus punya jadwal-jadwal yang sudah tersusun dan telah dipraktekkan dengan baik. Seorang prajurit kegiatannya dikerangkakan oleh waktu dan waktu. Jam 06.45 dia sudah harus apel pagi ( apel nya memang jam 07.00 tapi dia sudah harus di posisi apel 15 menit sebelumnya, itu berarti sudah harus bangun jam 04.30). Kegiatan Apel pagi diikuti dengan rutinitas senam pagi, dan nanti baru selesai jam 08.00 Kegiatan berikutnya sesuai dengan tugasnya masing-masing sampai Isoma ( istirahat Sholat makan siang) pada Jam 13.30. Kegiatan berikutnya sampai Jam 15.00. Diikuti Apel Siang.Jam 16.00-17.30 kegiatan ekstra;  Jam 21.00-21.30 Apel malam dst dst.

Dalam kerangka waktu yang seperti itulah mereka membina kesegaran atau kesemaptaan tubuh, ketrampilan bela diri, kemampuan profesionalnya dst dst. Kehidupan seperti itu sudah jadi suatu ritme. Dalam garis besarnya mereka mempunyai waktu –waktu yang bervariasi sesuai satuannya masing-masing. Yakni waktu untuk penugsan di lapangan; waktu untuk pendidikan ; dan waktu penugasan di satuan. Kalau di lapangan biasanya mulai dari 3 bulan-satu tahun penugsan; pendidikan biasanya tergantung jenis dan tingkatannya dengan durasi satu bulan-satu tahun. Dengan cara itulah mereka menempa diri hingga akhirnya jadi prajurit professional. Polanya bisa jadi tidak sama persis, tetapi seperti itulah garis besarnya. Saya tahu itu, karena saya ada di lingkungan itu selama 30 tahun.

Baca Pula   :  Membangun Tim Sukses Pilkada 

Begitupulalah seorang penulis, dia harus mempu membuat kerangka kerjanya, kerangka cara dia meningkatkan kemampuan profesi kepenulisannya sendiri, dan juga menjaga kebugaran tubuhnya. Bisa dibayangkan kalau model penulis yang dalam satu hari bisa duduk di depan Laptop 6-7 jam disamping seruputan minum kopi. Kalau dia tidak menyediakan waktunya untuk melatih kebugaran tubuh minimal satu jam per hari. Maka percayalah dia akan tidak pernah sampai di sana (jadi penulis professional). Hanya dalam tubuh yang sehatlah maka akan muncul kemampuan menulis yang baik dan professional. Bahwa penulis itu selama ini dipersepsikan seperti kehidupan seniman, yang bekerja hanya kalau lagi mud, penuh sensasi dan berbagai atribut kesenimanan lainnya. Percayalah itu semua hanya sebuah persepsi yang keliru. Penulis professional itu justeru hidupnya penuh disiplin, bahkan melebihi disiplinnya seorang prajurit. Kenapa? Karena dia harus mampu mengatur jadwalnya sendiri. Mengatur strategi bagaimana ia mendapatkan penghasilan; bagaimana ia meningkatkan kemampuan profesionalnya dan menjaga stamina tubuhnya sendiri dan membina keluarganya. ( Berambung  Mau Baca Klik Di Sini )