Ketika Tugu Batas Digeser

Rp104,500.00

Beli Di BukaLapak Ketika Tugu Batas Digeser. Catatan Blog Seorang Prajurit Perbatasan. Membaca Buku ini, saya teringat takkala Tim Penegasan Batas kami di kaki Gunung Jagoi, dekat Jagoi Babang Kalimantan Barat tahun 80an. Waktu itu jalan dari Seluas baru bisa dilalui dengan jalan kaki selama satu hari. Semua kebutuhan logistic dan peralatan diangkut dengan tenaga manusia. Logistik itu tadinya diangkut lewat dua buah Truk dari Pontianak. Jumlah tenaga angkut ada 50 orang, ditambah anggota Tim sebanyak 20 orang. Kalau itu di hitung dengan biaya yang sesungguhnya; tentulah tergolong mahal-maksudnya dibandingkan dengan uang yang kita pegang kala itu.  Beli Versi E-Book DiSiNi Tetapi berkat pendekatan Teritorial, maka jadilah ia kerja sama sukarela persahabatan manunggal TNI dan Rakyat. Perjalanan dengan bawa logistik itu sendiri sungguh menggembirakan-dengan berbekal nasi bungkus dan kopi panas semua terasa ringan. Rekayasa social dengan kepemimpinan lapangan.                           Beli Lewat TOKOPEDIA

Beli Di Sini

Description

Ketika Tugu Batas Digeser. Catatan Blog Seorang Prajurit Perbatasan. Membaca Buku ini, saya teringat takkala Tim Penegasan Batas kami di kaki Gunung Jagoi, dekat Jagoi Babang Kalimantan Barat tahun 80an. Waktu itu jalan dari Seluas baru bisa dilalui dengan jalan kaki selama satu hari. Semua kebutuhan logistic dan peralatan diangkut dengan tenaga manusia. Logistik itu tadinya diangkut lewat dua buah Truk dari Pontianak. Jumlah tenaga angkut ada 50 orang, ditambah anggota Tim sebanyak 20 orang. Kalau itu di hitung dengan biaya yang sesungguhnya; tentulah tergolong mahal-maksudnya dibandingkan dengan uang yang kita pegang kala itu.

Rekayasa Sosial dan Kepemimpinan Lapangan

Tetapi berkat pendekatan Teritorial, maka jadilah ia kerja sama sukarela persahabatan manunggal TNI dan Rakyat. Perjalanan dengan bawa logistik itu sendiri sungguh menggembirakan-dengan berbekal nasi bungkus dan kopi panas semua terasa ringan. Rekayasa social dengan kepemimpinan lapangan. Kalau saya lihat kembali dari kaca mata sekarang sungguhlah jauh berbeda. Karena memang negara sebenarnya memberi dukungan dengan biaya sewa Heli sebanyak 5 Sorti. Dengan heli tentu kerjanya mudah, dan paling butuh waktu dua jam. Pengalaman mengorganisir pergerakan logistik itu sendiri sungguh memberikan pengalaman professi dan menyenangkan.
Dalam penulisan Blog ini saya telah meramunya ala Tapal batas, sehingga ia patut untuk dibaca oleh para pemerhati atau pencinta wilayah perbatasan. Pertama mempublikasikan arus pemikiran utama terkait perbatasan, diangkat dari berbagai diskusi yang mengemuka di lingkungan Kemhan tempat saya bekerja; kemudian dipadukan dengan berbagai pemikiran serupa dari lingkungan Perguruan Tinggi atau para ahli yang memang sudah lama menggeluti perbatasan. Berikutnya dengan memperhatikan tulisan-tulisan yang ada pada media masa arus utama-khususnya Kompas-Suara Pembaruan-Jawa Pos-Tempo Dll.

Pertahanan di Perbatasan
Sering pula ditambahkan kutipan-kutipan hasil-hasil reportase wartawan mereka-dengan maksud memperlihatkan pada pembaca Blog terkait isu dan realitas perbatasan secara nyata. Hal itu lebih diperkaya lagi, setelah adanya Pusat Riset Pertahanan Perbatasan Universitas Pertahanan Indonesia, yang sekaligus ikut menjadi peneliti di dalamnya (2010-2012). Sebagai penulis telah diusahakan membuat resep agar isi Blog tersebut layak jadi bahan bacaan yang punya kelas tersendiri, tetapi tetap sederhana. Kata orang Tempo Enak dan Perlu.
Catatan blog dimaksud adalah catatan Blog di yang sinergis dengan blog perbatasan dan pertahanan di perbatasan. Idenya adalah sebuah upaya untuk ikut memberikan sumbangsih pemikiran terkait strategi pembangunan wilayah perbatasan berikut konsep pertahanannya. Pengalaman penulis yang sedikit banyak terlibat dengan perbatasan, meneguhkan penulis untuk membangun blog blog tersebut. Nyatanya sejak tahun 2009 hingga saat ini blog tersebut tidak pernah absen dalam memberikan masukan-masukan, pandangan serta harapan agar pembangunan wilayah perbatasan dan strategi pertahanannya bisa lebih baik dari yang ada.

  • Daftar Isi   
  • Sekapur Sirih
  • Kata Pengantar
  • Daftar Isi
  • BAB I  Perbatasan Pemersatu Bangsa
  • Keindonesiaan di Wilayah Perbatasan, Jadikan Batas Sarana Pemersatu
  • Mengapa Malaysia Ngotot di  Ambalat
  • Potensi Ancaman di Wilayah Perbatasan
  • Pengelolaan Wilayah Perbatasan Nasional(I)
  • Pengelolaan Wilayah Perbatasan Nasional(2)
  • Pengelolaan Wilayah Perbatasan Nasional(3)
  • Askar Wataniah, Perwujudan Rakyat Bela Ibu Pertiwi
  • Wilayah Perbatasan, Wilayah branda depan yang kurang terperhatikan
  • Melihat Wilayah Perbatasan Dengan Hati (1)
  • Melihat Wilayah Perbatasan Dengan Hati(2)
  • Masalah Perbatasan, Kenapa Tetap Jadi Persoalan
  • Pengembangan Wilayah Perbatasan Di PPKT
  • Pandangan Negara Tetangga Terhadap Indonesia.
  • BAB II Membangun Bangsa Dengan Empati
  • Membangun Bangsa Dengan Empati
  • Manajemen pengelolaan wilayah perbatasan dan ppkt
  • Karakteristik laut Indonesia, Geologi dan Tektonik
  • Meteorologi Maritim dan perairan Laut Indonesia.
  • Wilayah laut Indonesia, Wilayah Yang Terbuka
  • Pengamanan Pulau-pulau Terluar dan Anak Perbatasan
  • Nasionalisme Di Tapal Batas, Antara Simbol dan Realitas
  • Semangat Kemerdekaan di Perbatasan RI-Papua Niugini
  • Masihkah Ada Nasionalisme di Tapal Batas
  • Perbatasan, Bangun Pendekatan Berbasis Sosial-Kultural
  • Mengharapkan Investasi Di Perbatasan
  • Wilayah Perbatasan, di Bawah Dua Bangsa Penjajah
  • Masalah Ambalat, Biarlah Kerjasama Kedua Negara Yang Menentukan
  • Askar Wataniah, Penjaga Wilayah Perbatasan
  • Askar Wataniah, Cara Malaysia Memberdayakan Pertahanannya(2)
  • Pengorganisasian Pasukan Cadangan, Askar Wataniah (3)
  • Pasukan Cadangan Siap Operasional, Askar Wataniah (4)
  • Keuntungan Jadi Pasukan Cadangan, Askar Wataniah (5,habis)
  • BAB III  Menjaga Wilayah Perbatasan
  • Pembangunan Tentara Nasional Indonesia(1)
  • Penjaga Perbatasan, 8 Windu Pengabdian TNI
  • Infrastruktur Di Perbatasan, Prioritasnya Dimana
  • Pertahanan Konvensional.(3)
  • Pengaturan Wilayah Udara di Utara Perbatasan Kepri
  • Bisnis Pasir Di Wilayah Perbatasan Laut
  • Sengketa Wilayah Perbatasan, Dapatkah Asean Membantu?
  • KTT ASEAN dan Sengketa Batas Thailand-Kamboja
  • Road Map Pembangunan Berbasis Laut dan Kepulauan
  • Konflik Thailand-Kamboja, Pos Perbatasan Ditutup
  • Kapal Asing Ilegal Dibakar, Menjaga Wilayah Perbatasan Laut NKRI
  • Wilayah Perbatasan, Bangun Dengan Pendekatan Berbasis Budaya
  • Pembakaran Pos, di Perbatasan RI-Timor Leste
  • Fadel Muhammad, Konsep Minapolitan
  • Kamboja-Thailand Kian Runcing Tentang Wilayah Batas
  • Konplik Batas Antar Daerah, Arogansi Kepemimpinan Lokal
  • BG and The Bear, Konvoi Truk Wilayah Perbatasan Kupang-Dili
  • Tantowi Yahya; Pemerintah Memang Tidak serius membangun Wilayah Perbatasan
  • Sekolah Di Wilayah Perbatasan, Siapa Peduli
  • Ketika Masalah Batas Tak Bisa Di Kerjasamakan
  • Gus Dur yang Saya Kenal…
  • BAB IV Wilayah Perbatasan Yang Tertinggal
  • Wilayah Perbatasan, Beranda Bangsa yang Tak Terurus
  • Badan Nasional Pengelola Perbatasan
  • Melihat TNI dari Wilayah Perbatasan
  • Sisi Lain dari Lingkungan Hidup Perbatasan
  • Jangan Biarkan Para Purnawirawan Mengadu ke “Soedirman”
  • Ojek Krayan, Ojek Termahal Di Dunia
  • Cakupan Radar, Pengamanan Wilayah Nasional
  • Membangun Papua, Perlu Kearifan dan Empati
  • Jadikan Wilayah Perbatasan, Etalase Bisnis Kawasan
  • Rampok di Wilayah Perbatasan, di Selat Malaka
  • Pembangunan Wilayah Perbatasan, Berwawasan Pertahanan
  • Pemberdayaan Industri Jasa Maritim di wilayah Perbatasan
  • BAB V Perbatasan Potensi Yang Belum Termanfaatkan
  • Bangsa Yang Tidak Mengenal Potensi Wilayahnya
  • Masalah Temajok, Camar Bulan atau Tanjung Datu Persoalan Batas
  • Menjadikan Wilayah Perbatasan, Serambi Negara
  • Menteri Pertahanan dan Wilayah Perbatasan
  • Industri Strategis Pertahanan dalam perspektif MEF
  • Prajurit Mengamankan Pulau-pulau Kecil Terluar
  • Minimnya Infrastruktur, Terseok-seok di Perbatasan
  • Meretas Kekerasan Primordial
  • Kekuatan Nir Militer, Pertahanan di kala Damai
  • Tiga wilayah Rawan Sengketa di Perbatasan RI-Timor Leste
  • Penyesaian Perbatasan RI-Timor Leste, Libatkan Masyarakat Adat
  • Eks Pengungsi TimTim, Perlu Perhatian
  • Pembangunan di Pulau-pulau Kecil Terluar
  • Membuka Isolasi Di Wilayah Perbatasan RI-PNG
  • Perbatasan di Pulau Kecil Terluar, Wilayah Yang Terlupakan
  • Berapa Sih Tunjangan Bagi Prajurit di Perbatasan
  • Tentang Penulis

Additional information

Weight 395 kg

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.