Mencari Bisnis Online Terbaik Buat Bisnis Sendiri

Oleh harmen batubara

temukan bisnis anda

Pada tulisan sebelumnya, kita sudah setuju; kalau mau berbisnis Online maka pilihlah bisnis yang kita suka. Mari kita lanjutkan dengan topic. Mencari Ide Bisnis Online Buat Diri Sendiri. Banyak orang ingin berbisnis Online, banyak yang gagal sebelum memulai. Kenyataannya 95 % gagal setelah mereka memulainya. Alasannya banyak dan terkadang sangat ironis:

Pada dasarnya, karena mereka tidak tahu bisnis apa sesungguhnya yang ingin mereka jalankan. Umumnya mereka tidak bisa menemukan ide bisnis apa yang tepat dan terbaik untuk diri nya sendiri, karena semua itu ber awal dari diri anda sendiri. Karena itu jawabanya bukan ada dimana mana, tetapi dalam diri anda sendiri. Kadang, anda sendiri sebenarnya sudah tahu bisnis apa yang ingin anda mulai, tapi kemudian anda tidak tahu apakah ide bisnis tersebut bisa dimulai oleh pemula? Setelah itu anda juga ragu. Apakah anda bisa mengalahkan saingan yang sudah ada dan telah lama berkarya di bidang yang sama?  Kemudian anda bertanya pada diri anda sendiri. Apakah anda bisa sukses dalam bidang itu?

Sambil Menulis Anda Juga Bisa Coba Affiliasi Bisnis Online

Karena itu ada baiknya anda memulainya dari diri anda sendiri. Pertama tama, lakukan ‘pemetaan kemampuan’ anda secara jujur apa adanya. Hal ini untuk mendapatkan ide awal yang bernas. Bagi seseorang yang ingin berbisnis, anda harus bisa menjawab pertanyaan ini:

“Apa yang akan anda jual?”  Ingatlah. Berbisnis, online maupun offline, pada intinya selalu mengenai penjualan. Tidak selalu produk memang, tapi anda pasti akan melakukan penjualan. Terserah apakah itu produk yang umum, yang khusus. Begitu juga dengan jasa, terlepas apakah itu jasa khusus atau jasa yang umum, jasa yang ada di pasaran. Tetapi intinya adalah menjual “ sesuatu”.

Ingatlah. Pengusaha yang sukses selalu menjual kemampuannya dan dipercaya oleh para pelanggannya.

Misalnya ahli marketing menjual sesuatu yang berhubungan dengan marketing.. entah itu buku, pelatihan, atau konsultasi. Ahli memasak menjual makanan, membuka restoran, atau menjual buku resep. Jadi ide dasarnya adalah mengenali kemampuan anda sendiri. Jadi tahap paling pertama adalah mengetahui kemampuan anda sendiri. Tapi bukan hanya mengetahui saja. Anda harus tahu dari sekian banyak kemampuan anda, yang mana yang paling berpotensi untuk diubah menjadi peluang bisnis yang cocok dan juga anda senang melakukannya.

Langkah  Awal – Temukan 10 kemampuan yang paling anda kuasasi. Jangan pesimis dulu, hampir semua orang punya lebih dari 10 kemampuan. Anda tidak tahu daftar kemampuan anda, karena anda belum pernah mencoba untuk menuliskannya dan apa lagi membuat daftar atau list seperti ini. Karena itu, ambil selembar kertas dan alat tulis. Lalu jawab pertanyaan ini:

  • Bantuan apa yang sering orang lain minta kepada anda?
  • Pelatihan/kursus apa yang pernah anda ikuti?
  • Apa yang sering orang lain puji dari diri anda?
  • Apa hal dari diri anda yang bisa membuat teman-teman anda kagum?
  • Pencapaian apa yang pernah anda peroleh?
  • Skill apa yang pernah teman anda minta anda untuk ajarkan?
  • Apa kesulitan dalam hidup yang sudah anda lalui?
  • Apa hal berguna yang anda ketahui, tapi tidak diketahui oleh banyak orang?
  • Apa yang membuat anda antusias?
  • Dari bisnis-bisnis orang lain yang pernah anda temui, hal mana saja yang sepertinya paling menarik minat anda?

Mulailah menuliskannya. Jangan berhenti sampai anda menemukan sebanyak banyaknya atau minimla 10.  Para ahli sering juga menyarankan agar anda; kalau perlu, luangkan waktu sehari penuh untuk menemukan kemampuan anda. Jangan pula ragu untuk menuliskan hal-hal yang menurut anda sendiri tergolong konyol. Kadang bisnis yang sukses dimulai dari hal konyol yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Langkah 2 – Petakan Permintaan Yang Ada

Anda sudah mendapatkan 10 kemampuan, tapi tidak semuanya akan bisa dijadikan bisnis yang menguntungkan.Ini karena keberhasilan usaha tergantung dari demand (permintaan) yang ada dari masyarakat. Tidak mungkin kita bisa sukses menjual sesuatu yang tidak atau jarang diminati atau tidak layak dibeli. Bisa juga, peminatnya tidak terlalu banyak tetapi yang menawarkan produk atau jasanya sangat banyak. Itulah yang sering terjadi. Makanya banyak orang yang mulai berbisnis tapi tidak pernah laku. Jadi yang sering kita lihat selama ini adalah begitu banyak orang menjual produk yang sama atau hampir sama. Begitu juga seterusnya. Kalau ada sebuah bisnis yang berhasil, maka saat itu juga akan banyak pebisnis lain yang malakukan “Copy Paste”  untuk kemudian membuat bisnis itu tidak lagi menarik. Tapi itulah dunia bisnis. Anda harus punya karakter, dan anda harus mampu meyakinkan para pelanggan anda sebagai yang terpercaya dan bisa mereka andalkan.

Manfaatkan Keyword Planner : Anda bisa memanfaatkan Keyword Planner dari Google AdWords. Jadi memang anda harus ke Google dan cari Key Word Plannernya lewat Google AdWords.

key word planner

Dan cari  Keyword planner nya dan akan menemukan menu ini :

google trends

Pada baris pertama itu, anda akan di tanyakan kata kunci, nah kata kunci ini anda ambil dari daftar keahlian anda tersebut atau produk/jasa yang anda kuasai dan senangi. Maksudnya adalah, manfaatkan Google untuk mendapatkan seberapa banyak sebenarnya “demand” atau permintaan atas keahlian anda tersebut. Kemudian anda cari idenya, atau memperkaya kata kunci anda yang sudah ada. Masukkan kata-kata kunci tersebut ( keahlian anda), kalau lebih dari satu kata pisahkan dengan koma, kemudian masukkan URL website anda, kalau misalnya website anda belum dibuat maka masukkan dahulu nama website calon competitor anda, dan kemudian pilih katagory nya.

Mau Menjadi Penulis Profesional, Tulis Saja Terus

Pada baris berikutnya isikan identitas anda, dan wilayah mana yang akan anda jadikan tempat pemasaran anda. Anda bebas memilih provinsi atau negara mana saja. Isikan bahasa yang anda pakai. Pada menu berikutnya isikan “On” pada fitur-fitur yang ingin anda lihat hasilnya. Setelah itu maka tekan tombol GET IDEAS. Maka anda akan menemukan kata–kata kunci yang akan mendekatkan anda ke produk tersebut. Jadi idenya adalah. Cari di Google apakah ada permintaan terkait dengan keahlian anda tersebut. Misalnya kita contohkan saja. Keahlian anda sebagai pembuat Website. Maka masukkanlah kata pembuat website, jasa penjual website, website gratis,website berbayar dll. Lakukan langkah-langkah seperti diatas tadi. Maka anda akan dapat melihat, besar/kexilnya permintaan terkait keahlian anda tersebut. Dalam hal jumlah, maka sebaiknya batasi minimal 40000 peminat, dan jangan pula pilih yang terlalu banyak peminatnya. Intinya makin besar peminatnya, maka makin tinggi persaingannya. Jadi pilih yang sedang sedang saja. Sebab kalau memilih yang terlalu kecil, bisa-bisa peminatnya memang ternyata tidak ada atau sangat kecil sekali. Dagangan anda berarti nggak bakalan laku. Sebaliknya kalau produk atau jasa yang banyak apalagi sangat banyak peminatnya. Pasti persaingannya juga sangat ketat. Jelas, sebagai pemula anda akan keok.

Dalam tahapan ini anda memang harus sabar dan lakukan dengan teliti. Kalau perlu minta bantuan kawan yang sudah mahir atau cari para ahlinya dan bayar untuk mencari peminat yang baik atau potensil terkait keahlian anda. Apapun cara yang anda lakukan, tetapi satu hal yang pasti. Pilihlah bisnis yang anda sukai. Sekarang anda sudah mempunyai kata kunci, atau produk/jasa yang akan anda jual di internet. Begitu juga dengan kata-kata kuncinya, dan juga semua informasi yang anda butuhkan untuk mencoba peruntungan anda pada bisnis tersebut.

Coba Cari Lewat Google Trends

Kalau coba cara lain, maka cobalah lewat Google Trends.  Dari nama google trends, berarti yang dia berikan adalah informasi yang cenderung popular atau paling laku, atau banyak dicari, tegasnya paling trending di google. Google trends menyediakan kata kunci yang paling banyak dicari orang beserta grafik pencarian dari tahun ketahun. Perlu anda ingat jika anda menggunakan kata kata kunci yang disediakan di google trends maka itu artinya tidak ragu lagi pasti kata kata kunci yang anda dapatkan adalah kata kunci yang banyak peminatnya, banyak pengunjungnya dengan kata kunci yang paling banyak dicari. Satu lagi yang paling penting di google trends. Google trends menyediakan kata kunci paling populer dengan topik tertentu. Misalnya yang paling banyak di youtube.com, yang sedang trend pada saat ini dan tutorial yang paling ngetren yang paling banyak orang cari.  Silahkan menuju ke google trends untuk mencari kata kunci atau keyword pupuler sesuai topik bisnis atau jasa yang anda cari. Berikut tampilan google trends.

words stream
Anda bisa langsung mencari keyword yang anda inginkan dengan cara mengetik di pencarian google trends.

Dengan memperhatikan trend yang sedang berkembang atau dengan kata lain Anda bisa mengamati trend pada lingkungan sosial, politik atau lingkungan dan kemudian menjadikannya inspirasi memulai sebuah bisnis yang inovatif. Contoh kasus adalah trend politik pilkada saat ini. Setidaknya, dengan rencana pelaksanaan pilkada pada sejumlah daerah membuat kita bisa mencari ide bisnis kreatif dan inovatif terkait dengan kegiatan kampanye para kandidat calon kepala daerah. Nah, apa ide kreatif Anda untuk membantu kegiatan kampanye para kandidat? Apakah itu bernilai bisnis?  Penulis sudah pernah mencoba melakukannya yakni dengan menuliskan sebuah buku : Strategi Sun Tzu Memanangkan Pilkada. Ternyata hasilnya lumayan, meski masih tergolong kecil kecilan.

Menggunakan Wordstream Suggestion

Menggunakan wordstream suggestion juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kata kunci yang paling banyak dicari. Banyak pebisnis menggunakan Wordstream suggestion untuk mencari kata kunci yang relevan dengan iklan yang mereka akan pasang di google, bing, youtube, Facebook dan sebagainya. Sehingga iklan mereka dapat ditemukan oleh pelanggan dengan mudah. Sebenarnya masih banyak cara pencarian selain Wordstream suggestion, ada beberapa tool gratis yang disediakan termasuk Google keyword Planner tool dll.

Bisa juga dengan cara Googling, atau cara sederhana mencari sesuatu lewat Google. Anda cukup mengetikkan kata kunci tertentu terkait dengan ide bisnis yang merupakan kekuatan atau yang ada di kepala Anda, Anda ke Google, ketikkan “kata kunci” anda, lalu tekan tombol enter dan akan bermuncullan aneka produk sejenis atau terkait dengan ide bisnis Anda atau kata kunci anda. Nah, dari penelusuran ini Anda bisa begitu mudah memadukan beberapa produk atau bisnis yang sudah ada dan meramunya kembali menjadi sebuah bisnis baru yang inovatif. Internet juga bisa digunakan untuk memastikan apakah sebuah ide bisnis betul-betul orisinil dan belum ada samanya di tempat lain. Artinya dengan melihat berbagai ide serupa dengan yang ada di benak anda kemudian mengolahnya dengan berbagai cara maka anda akan mendapatkan sesuatu yang perlu dikembangkan. Sebuah ide bisnis yang menantang.

Bisa juga dengan mengamati bisnis yang sudah sukses dan mapan yang ada di sekitar anda atau di internet. Pastilah bisnis tersebut memiliki sejumlah keunggulan. Cobalah telisik keunggulan keunggulannya. Dengan mengetahui keunggulan-keunggulannya, Anda juga bisa mulai membangun bisnis baru yang serupa tetapi dengan beberapa nilai tambah  yang berbeda dengan bisnis aslinya. Konsep sederhananya adalah dengan pola ATM – amati, tiru dan modifikasi. Jadi, kemanapun Anda bepergian, cobalah amati  setiap bisnis yang anda sukai yang Anda jumpai, dan bayangkan sendiri dalam imajinasi anda,  kemudian coba modifikasi maka akan bisa menjadi ide bisnis untuk Anda duplikasi secara kreatif.

Karena itulah, sebagaimana dipercaya banyak orang, sebenarnya tidak sulit menemukan sebuah ide bisnis. Masalah biasanya muncul pada saat ide itu akan di wujudkan. Ujian  biasanya terjadi pada tahap bagaimana memulai bisnis tersebut sehingga bisa berjalan dan mulai menghasilkan. Nah, pada tahap ini apakah Anda pernah memikirkan bagaimana meniru sebuah ide bisnis yang sudah eksis lalu kemudian mengganti brand-nya dengan nama yang Anda sukai dan memberikan “nilai tambah” pada bisnis tersebut? Kata Raja Soelaiman “ tidak ada yang baru di dunia ini”. Maknanya semua ide anda itu sebenarnya sudah pernah dan di kerjakan orang lain entah dimana. Yang penting adalah bagaimana ide tersebut bisa anda kerjakan dan sukur kalau lebih baik lagi dari yang sudah ada.

Menemukan ide bisnis juga bisa dilakukan dengan mempelajari dan menganalisa masalah yang dikeluhkan oleh orang lain terkait dengan produk atau bisnis yang sudah berjalan. Bisa juga dari berbagai masukan atau dari “customer feedback”. Khusus untuk tahap ini, kekuatan data yang berisi masukan dari setiap customer menjadi salah satu syarat. Jika masukan customer baik melalui testimoni langsung, email, chatting maupun komplain bisa dianalisa dengan tepat, tidak mustahil bisa muncul sebuah ide bisnis baru yang lebih laku di pasaran. Boleh dikatakan, banyak sebenarnya bisnis yang sudah berjalan, tetapi karena tidak dikelola dengan baik maka menjadi sebuah usaha sia-sia yang tidak memberi manfaat bagi para pemiliknya. Kalau anda melihat bisnis seperti ini bisa juga anda beli bisnisnya dan kembangkan kembali sesuai dengan “keyakinan” anda. Bisnis dengan pola seperti ini banyak di sekitar kita. Hanya saja kita biasanya kurang peka dan tidak melihat peluang yang ada secara nyata.

Memunculkan Ide Kreatif dengan Out of The Box Ide-ide kreatif dan inovatif cenderung keluar dari pola pikir normatif yang lumrah kita jumpai. Dalam proses menemukan ide bisnis yang kreatif, kita disarankan untuk berpikir di luar kelaziman atau di luar kotak (out of the box thinking). Prinsipnya adalah pikirkan hal yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain! Jika Anda mampu melakukannya pada setiap tahap dan sumber inspirasi ide bisnis di atas, maka Insya Allah akan mudah menemukan ide bisnis kreatif yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ingat, ide bisnis yang Anda temukan sebaiknya harus mampu menjawab permasalahan yang ada. Tanpa kemampuan solutif menyelesaikan masalah customer, sebuah produk atau bisnis tidak akan berkembang dengan baik. Jika ide bisnis Anda benar-benar kreatif dan inovatif, memberikan nilai lebih serta bermanfaat bagi orang lain, maka kegiatan marketingnya akan semakin mudah dan tidak butuh biaya banyak.

Nah Sejauh ini. Apa sudah ada ide bisnis Anda? Apakah anda belum juga menemukannya? Tidak masalah yang penting intinya adalah temukan ide bisnis yang anda suka dan menurut anda akan bermanfaat bagi banyak orang.