penulis

Mau Jadi Penulis, Ya Tulis Saja

Kalau Mau Menulis, Ya Tulis Saja

penulisSeperti halnya sebuah proses dalam memproduksi sesuatu, menulis juga memerlukan teknik dan proses tertentu, termasuk didalamnya kemampuan menemukan atau memilih issu. Memilih issu menjadi penting, karena ia merupakan segmen, segmen yang menjadi keahlian atau experties si penulis, juga adanya pasar atau pembaca yang memang menginginkan. Juga yang perlu dimiliki adalah adanya kemampuan bahasa bertutur lewat tulisan, dan juga ketrampilan menulis itu sendiri. Sehingga dengan demikian nantinya akan  dapat menghasilkan sebuah  tulisan yang menarik, bermanfaat, dan enak dibaca. Teknik menulis jenis tulisan yang satu dengan lainnya pasti berbeda berbeda, dan itu memang banyak ragamnya, tetapi dari semua itu kalau anda menulis maka menulislah seolah anda sedang bercakap cakap dengan teman yang anda senangi, karena bertutur terhadap teman sehingga berbagai gaya yang anda punya akan terasa sah sah saja.

Bagaimana Anda Memilih Issu Pemilihan isu didalam menulis sangat penting karena tingkat aktualitas/kebaruan dari suatu isu yang dipilih secara tidak langsung akan memperlihatkan betapa pentingnya membaca suatu tulisan; dan ada keyakinan dari tulisan tersebut akan memberikan, paling tidak suatu informasi baru. Kalau pun isu baru tidak ditemukan, tetapi anda masih bisa menyuguhkan sudut pandang baru, atau minimal anda masih bisa atau punya peluang untuk melakukan perumusan ulang terhadap isu lama yang sudah jenuh dibicarakan. Tentu saja banyak isu lain yang dapat dikembangkan secara kreatif dan inovatif yang menunjukkan sifat aktual dan kontekstual dari suatu tulisan. Kejelian melihat sesuatu issu adalah bagian dari ke mampuan sang penulis.

Defenisi Isu[1]  sendiri, adalah suatu peristiwa atau kejadian yang dapat diperkirakan terjadi atau tidak terjadi pada masa mendatang, yang menyangkut ekonomi, moneter, sosial, politik, hukum, pembangunan nasional, bencana alam, hari kiamat, kematian, ataupun tentang krisis. Isu juga sering di sebut rumor, kabar burung, dan gosip. Sebagai contoh bisa kita sebutkan saat munculnya isu “ Matinya Ideologi”.  Isu ini muncul dari Daniel Bell dari tulisannya dibuku yang berjudul The End of Ideology. Ia menekankan penolakannya terhadap terhadap kepercayaan umum selama ini yang menjadi konsepsi menyeluruh tentang problematik sosial budaya sebagaimana diobsesikan oleh berbagai ideologi sebagai cara bertindak manusia.

Dalam karyanya The End of Ideology, Bell membagi menjadi 3 bagian atas penolakannya tersebut. Saya hanya menyoroti bagian yang pertama berisi kritik dan analisa Bell atas beberapa pendekatan yang keliru terhadap masyarakat Amerika. Dalam kritiknya terhadap Teori Masyarakat Massa, Bell berpretensi untuk menunjukkan bagaimana sejumlah teori tentang Amerika menyajikan penggambaran yang tidak utuh.Menurutnya Kapitalisme Amerika itu sejatinya berawal dari tumbuhnya perusahaan perusahaan keluarga di tahun 50an.

Menurut Bell kegagalan sosialisme di Amerika berakar pada ketidak mampuan menyelesaikan dilema dasar antara etika dan politik. Sifat dari gerakan sosialis yang berpatokan pada logikanya sendiri, menyebabkan mereka tak bisa berkompromi terhadap kapitalisme. Mood politik pada tahun 30-an sampai 50-an yang menimbulkan depresi besar ekonomi dunia, munculnya fasisme dan imperialism di Negara yang kebudayaannya maju, dan pembunuhan birokratis terhadap jutaan orang membuat Bell memberikan kesimpulan bahwa berakhirlah harapan-harapan agung dan bahwa ideologi telah berakhir di Barat.

Sebuah karya tulisan bisa menimbulkan gejolak yang hebat serta melahirkan isu yang kaya imaginasi dan memerlukan penjelasan. Di Sinilah seorang penulis di tuntut untuk dapat memilih suatu isu dengan memanfaatkan trending suatu isu. Isu itu sungguh luas dan banyak ragamnya. Misalnya takkala isu geng motor sedang ramai. Sebagai seorang penulis anda akan dengan mudah membuat suatu tulisan yang menarik tentang trending motor yang cocok untuk para geng motor itu sendiri. Anda tinggal mencari motor yang harganya tidak terlalu mahal, tarikannya responsip dan modis atau mudah dimodifikasi jadi sangat sangar. Sebagai seorang penulis memilih isu adalah sebuah ke jelian tetapi bisa dikalkulasi. Anda dapat memanfaatkan mesin pencari isu nya Google yang dikenal juga dengan Keyword Planner. Anda bisa memanfaatkan software ini untuk mencari trending topik atau issu dalam bidang apa saja. Sebagai penulis anda sebaiknya harus dapat memanfaatkan software tersebut, dan itu gratis.

Google Keyword Planner sejatinya adalah alat yang disediakan oleh google untuk mereka yang mau pasang Google adwords agar dalam memasang adwords lebih tepat sasaran dalam mendatangkan pengunjung ke situs/website.Namun jangan lupa alat ini ternyata bisa anda manfaatkan dalam merencanakan pemilihan judul,deskripsi dan keyword (isu) yang tepat bila anda hendak membuat blog/website. Maka dengan memanfaatkan Riset Keyword Dengan Google Keyword Planner maka anda akan bisa melihat mana kata kunci yang lagi trending satu dua tahun ke depan sama dengan para blogger yang sebelum mereka menentukan judul blognya juga memanfaatkan tool ini untuk menentukan judul untuk website,deskripsi,maupun keyword yang akan di pilih buat blognya.

Kemampuan Berbahasa dan Gaya

Menarik tidaknya suatu tulisan juga ditentukan oleh kemampuan bahasa dan gaya penulisan yang memperlihatkan ciri khas dari sebuah tulisan atau seorang penulis. Tulisan yang ditulis oleh seseorang seyogyanya idealnya memiliki karakter khusus yang membedakan tulisannya dengan tulisan orang lain. Ingat masing-masing orang yang menuliskan sebuah artikel maupun penyuntingan artikel memiliki gaya penulisan yang berbeda-beda. Hal ini menyumbang keunikan dan sekaligus jadi semacam hak istimewa yang dimiliki oleh para penulis itu sendiri. Meskipun demikian, hal yang berkenaan dengan pemilihan kata (diksi) dan istilah hendaknya tetap menjadi perhatian utama oleh para penulis, usahakan jangan ikut latah atau menuliskan istilah atau kata-kata yang malah membingungkan atau bombastis.

Gaya penulisansesungguhnya  merupakan hasil dari proses dialektika pada diri si penulis sendiri, baik sebagai pembaca yang mengidolakan penulis-penulis kesayangannya dan juga tidak lepas dari pengalamannya dalam menulis. Namun demikian, gaya penulisan dapat juga dipelajari atau dilakukan dengan meniru gaya penulis idaman sendiri. Jangan tersinggung kalau misalnya anda disebut mencontoh gaya penulisan seseorang, sebab hal semacam itu nantinya akan mengkristal dengan sendirinya. Sebab bagaimanapun setiap orang pasti berbeda, gaya boleh sama tetapi ciri khas seseorang tetap akan memberi warna.

Gaya penulisan dalam menyajikan artikel dot com dapat memberi kualitas lebih bagi artikel itu sendiri di mata pembaca, oleh karenanya tidak ada salahnya Anda mencari gaya penulisan yang tepat untuk tulisan  Anda sehingga tujuan  Anda semakin mudah untuk dicapai. Secara visual, ppembaca online atau internet lebih mudah mencerna poin penting saja dari pada membaca kata demi kata. Oleh karena itu pastikan artikel tulisan  berkualitas Anda mudah dipahami dengan, karena itu ada baiknya perhatikan beberapa tips dan teknik gaya penulisan artikel dot com berikut ini :

Heading dan Sub Headings.  Heading pada sebuah halaman website atau blog, memiliki fungsi sama dengan heading yang ada di halaman buku atau majalah. Yakni, untuk menunjukkan informasi yang penting, dan membuat pengguna dapat menyortir halaman dengan cepat untuk menemukan informasi yang mereka cari. Di dalam internet, hal ini sangat penting, karena pengunjung website tidak selalu membaca semua text yang ada di sebuah halaman web.

Heading dan subheading ini sejatinya adalah perlengkapan SEO sederhana yang berfungsi untuk menyusun level-level heading dan subheading pada website. Header mempunyai tingkatan sampai 6 tingkat dan dimulai dari H1 hingga H6. H1 yaitu header yang paling besar dan yakni H6 header yang paling kecil. Penggunaan H1 biasanya digunakan untuk judul blog, dan h2 digunakan untuk judul posting, serta h3 untuk widget. Jika dilihat dalam tingkatan heading, maka level header pertama seharusnya mengandung keyword yang utama pada blog atau pada artikel.

Fungsi Heading dalam sebuah blog sangat penting. karena dengan bantuan tag heading di blognya, maka akan mempermudah google dan mesin pencari lainnya mencari serta mengindex blog anda dengan cepat. Selain itu, dengan teknik tag heading ini juga akan mempermudah para pembaca yang datang ke website atau blog Anda memahami informasi dari artikel yang Anda berikan

Format artikel. Bagaimana Anda memberikan format dalam setiap artikel blog Anda juga memudahkan pembaca untuk memahami apa yang Anda sampaikan melalui artikel blog Anda. Penggunaan penebalan, HURUF BESAR, kata miring, garis bawah, sampai poin dapat memberi perbedaan. Namun jangan terlalu berlebihan karena akan menyulitkan pembaca untuk menangkap pesan Anda sesungguhnya.

Gambar. Penggunaan gambar dalam blog tentu akan memberikan efek imajinasi kepada pembaca untuk menyerap pesan yang Anda sampaikan. Dengan demikian seolah pembaca sedang merasakan apa yang Anda sampaikan. Selain itu, penggunaan gambar juga dapat mendatangkan pengunjung ke blog Anda.

Paragraf pendek. Seperti sudah sedikit disinggung sebelumnya, pembaca dapat kehilangan konsentrasi saat membaca karena banyak hal. Oleh karenanya hindari paragraf yang terlalu panjang agar pembaca dapat tetap fokus.

[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Isu