5 Cara Menulis Karangan Cerita Yang Menarik

5 Cara Menulis Karangan Cerita Yang Menarik

Oleh harmen batubara

Cerita yang menarik adalah cerita yang bermakna dan memang seolah real adanya. Tetapi karena cerita yang menarik dan riel itu susah didapatkan secara apa adanya, maka yang termudah untuk membuat tulisan yang menarik itu, ya dengan mengarang cerita itu sendiri. Kalau anda suka membaca atau mendengarkan cerita maka sesungguhnya hal itu sudah memperkaya kemampuan anda untuk mengarang sebuah cerita. Tetapi untuk menjadikan sebuah cerita itu menarik, maka tetaplah harus ada pesan moralnya; harus ada manfaat bagi sipembacanya.Penulis

Cerita yang menarik adalah cerita yang realistis, realistis di sini adalah yang hidup, yang hidup itu ya yang riel. Kalau anda menceritakan seorang tokoh yang kaya, ya anda harus menceritakan seorang tokoh yang kaya. Baik dari banyaknya uangnya, berapa bank yang mengelola uangnya; seperti apa rumahnya; apakah ia tinggal di mension, di apartemen mewah atau di istana; apa saja merk mobil pribadinya dan ada berapa;bagaimana caranya menikmati uangnya; dimana saja tempatnya berlibur dll. Intinya harus realistis, harus masuk akal. Kalau tidak maka cerita itu akan gersang. Nggak ada emosinya.

Karena itu karakter sangat berperan dalam sebuah cerita. Setiap penulis harus kuat dalam melahirkan karater tokoh-tokohnya. Karakter adalah salah satu bagian utama yang bertanggung jawab untuk menjalankan skenario yang telah ditulis. Bisa dibilang karakter adalah bagian vital dari sebuah cerita. Karakter atau tokoh, sering menimbulkan problematika tersendiri bagi tiap penulis. Karena apa? Karena sering kali keutuhan penokohan itu kurang terdeskripsi dengan akurat oleh penulis. Semakin utuh rinci, semakin akurat penjelasan tentang tokoh, maka semakin nyata dan hidup lah tokoh dalam cerita itu.

Berikut ini beberapa poin penting untuk membuat tokoh-tokoh dalam tulisanmu semakin nyata.

Pertama – Gambarkan Tokohmu secara Jelas  Untuk memahami lebih dalam karakter tokoh yang akan kita critakan itu paling mudah jika dimulai dengan mendeskipsikan fisik mereka. Mulailah dari atas hingga ke bawah. Kamu bisa memulai dengan mendeskripsikan rambutnya. Apa warna rambutnya, tipe rambutnya bagaimana? Keriting, lurus, bergelombangkah?, atau coba kaitkan dengan tokoh pesohor yang sudah ada. Misalnya seperti rambutnya Iwans Fals; yang penting sesuaikan dengan tokoh yang ingin anda tokohkan. Misalnya kalau tokoh itu memang seorang penyanyi legenda, ya carilah padanan yang disukai atau dibenci  oleh orang awam yang akan jadi pembaca cerita anda. Lalu merujuk ke mata. Sipitkah? Besarkah? Adadak keteduhan di sana atau malah setajam mata elang ketika menatap lawan bicaranya? Kemudian pipi, hidung, bibirnya? Pinggangnya, perut buncit atau berimbang; kakinya kecil atau besar. Bagaimana dengan postur? Tinggi? Kurus? Gemuk? Berotot? Kamu bisa juga deskripsikan bagian tubuh mana yang paling disukai dan dibenci tokohmu. Pendeskripsian ini sejak awal sudah harus jelas; kalau perlu anda harus membuat gambarannya. Namun demikian dalam penulisannya nanti, bisa dijelaskan setahap demi setahap sesuai dinamika cerita.

Kedua-Pendeskripsian bahasa tubuh secara tepat-Menggambarkan gaya body language atau gesture dalam penggalian karakter sangat penting dalam berceritra. Kemampuan menuliskan gaya tubuh para tokoh sangat membantu para pembaca dalam menikmati ceritanya. Kalau tokoh yang anda tampilkan itu misalnya adalah seorang perokok berat; maka anda harus dapat memvisualkannya dengan kata-kata yang pas, sehingga para pembaca anda akan melihat tokoh itu memang “ tokoh real” dari seorang perokok berat. Sehingga dalam paragrap yang kamu tulis terlihat gaya seorang perokok berat asli.  Bagian ini bisa kamu gunakan untuk memperjelas apa yang sedang dilakukan sang tokoh di dalam paragrapmu. Gerakan-gerakan yang dimaksud di sini umumnya mencakup ekspresi wajah dan gerak-geriknya yang nanti butuh kamu munculkan berkali-kali dalam tulisanmu. Misalnya, tokohmu punya kebiasaan melempar asbak ke muka anakbuahnya takkala ia jengkel luar biasa. Atau bisa juga mengetuk-ngetukkan rokoknya di meja saat gugup, atau menggerak-gerakkan kakinya saat sedang tegang, membelalakkan matanya saat dia sedang berbicara menggebu-gebu, menaikkan satu alisnya saat tidak yakin dengan apa yang dikatakan orang lain dll.

Ketiga- Deskripsikan barang-barang kesayangan atau property lainnya yang dimiliki tokohmu. Ingat penokohan dalam sebuah cerita adalah refleksi dari kehidupan manusia. Karena itu dalam menuliskan terkait tokoh atau lakon harus juga tergambarkan kedekatan atau kesenangan mereka terkait barang-barang atau pernak pernik disekitar mereka. Misalnya tokohmu itu ternyata seorang yang senang dengan “cerutu” apalagi cerutu dari Havana. Malah ternyata tokohmu itu masih menympan cerutu pemberian Fidel Castro saat beliau berkunjung ke Havana. Bisa juga, tokohmu ternyata adalah seorang fashionista yang memiliki brand favorit dari merk merk kelas dunia, atau tokohmu memiliki sebuah topi butut yang merupakan hadiah dari pacar pertamanya dan selalu dipakainya; atau tokoh yang suka memakai celana belel yang menjadi ciri khasnya, suka pakai bando telinga kucing, fanatik dengan warna tertentu sehingga hampir semua barangnya berwarna serupa itu.

Berbagai barang atau pernak pernik itu bisa meliputi rumah, kendaraan, dan sebagainya. Misalnya kamu akan mendeskripsikan dimana tokohmu tinggal. Tinggal dirumah, apartemen, kos, atau masih ikut mertua indah. Gambaran itu harus realistis pada zamannya. Jangan sampai ada pertentangan antara imajinasi dan realitas. Jika sudah memiliki rumah, apakah dia mendapatkannya dengan KPR atau langsung bayar tunai saat membeli? Lalu apakah tokohmu punya kendaraan pribadi? Dia punya motor atau mobil? Apakah masih kredit atau sudah lunas? Beli sendiri atau masih dibelikan orangtua? Atau diam-diam tokohmu malah menyimpan banyak investasi dalam bentuk saham reksa dana dll

Keempat – Gambarkan hobi dan Setting Ceri sangat diperlukan beberapa kalimat untuk menuliskan latar belakang sang tokoh hingga dia menjadi ‘sekarang’ (menjadi seperti saat ini di cerita). Jangan bertele-tele dan fokus saja tentang arah hidup sang tokoh. Karena ini cerita tentang kehidupan, maka tokoh-tokoh itu juga harus realistis. Mereka mempunyai barang-barang ke sayangan dan juga hobi. Nah, jadi kamu pun harus bisa menjelaskan hobi dari tokohmu. Jangan sampai hobby itu tidak sesuai setting cerita. Kasarnya tokohmua suka foto selfie saat dia remaja pada kehidupan tahun 90an? Jelas anggak realis kan? Mana ada HP bisa foto selfie kala itu.  Mungkin tokohmu itu adalah seorang pemburu “babi hutan”? Maka umumnya mereka sangat erat dengan model-model senjata laras panjang model para pemburu professional. Pasti ada model kelas Amerika, kelas Hollywood, perbakin dll yang menggambarkan bahwa tokoh itu adalah pemburu berkelas. Hingga berbagai stiker dan gambar senjata ada tertempel di kaca mobilnya, di bajunya, di jaketnya dll. Akan lebih bagus juga kalau suatu ketika anda menuliskan betapa senangnya tokoh mu itu dalam menggeluti hobbynya.

Kelima- Seperti apa kepribadian tokohmu itu? Setiap tokoh memiliki kepribadian tersendiri. Karena itu ada baiknya anda juga membaca terlebih dahulu buku-buku terkait kepribadian ini. Maksudnya agar anda tidak terjebak dalam menggambarkan realitas kepribadian tokohmu. Sebab ini tergolong penting. Kepribadian itu jiwanya tokoh. Karena itu kamu wajib menentukan terlebih dahulu apakah tokohmu itu seorang introvert, ambivert, atau ekstrovert? Jangan sampai seseorang yang suka teledor, tetapi malah tergambarkan berpenampilan rapi? Atau sebaliknya. Apakah tokohmu perfeksionis?, melankolis, plegmatis, atau sanguine? Cerewetkah? Pendiamkah? Suka mengatur atau bossykah? Penakut? Pecundang? Pemberani? Ataukah karakter tokohmu memiliki watak licik? Jahil? Jaim? Humoris? Konyol? Atau malah Bedeguk?

Penentuan kepribadian tokoh ini akan memperkuat gambaran emosi yang muncul dari tulisanmu; kare itu ia sama pentingnya dengan menentukan apakah karakter yang kita ciptakan berjenis kelamin lelaki atau perempuan. Karena perbedaan dan persamaan karakter dalam ceritamu adalah pemicu lahirnya perbedaan emosi, timbulnya persoalan  konflik. Penentuan karakter tokoh akan berimbas pada perilaku sang tokoh, gestur yang mereka tunjukkan, tingkat emosi mereka. Bagi para penulis maka penokohan adalah penentu jalannya cerita. Menarikkah, membosankan kah dll.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah  Latar belakang kehidupan tokoh-tokohmu. Untuk memberikan gambaran yang utuh maka jagan lupa untuk menjelaskan juga berbagai hal tentang latar belakang tokoh-tokohmu. Hal ini akan menentukan jalannya emosi pada saat-saat kritis. Bagaimanapun gilanya seorang tokoh umumnya itu bisa muncul tidak lepas dari latar belakang kehidupan mereka sendiri. Tokoh yang keras, kepala batu pasti ada kaitannya dengan kehidupannya di masa lalu. Begitu juga sebaliknya.

Ingat dalam meramu jalan ceritamu, kamu harus berperan sebagai seorang seniman pemahat. Tidak ada pahatan yang sekali jadi. Dia harus bertahap, mulai dari yang kasar, halus dan halus. Begitu juga dalam menulis, menulis adalah menyajikan kata dan kata-ia bagaikan ramuan-yang terus menerus diasah dan diolah sehingga bisa melahirkan untaian paragarap demi paragrap, yang menjadi kalimat demi kalimat yang menari dalam menguraikan ceritamu. Jangan pernah bermimpi menulis sekali jadi. Kecuali anda seorang penulis jenius, yang mampu merangkai kata dalam satu kelebatan tulisan. Sebab kemampuan seperti itu ada. Tapi sangat langka. 

Buat Toko Online Itu Gampang, Penting Tahu Caranya

oleh harmen batubara

Saya sudah biasa membuat Toko Online versi gratis, maksud saya Theme dan Pluggin yang saya pakai yang versi gratis. Kalau mau melihat salah satu contohnya, anda bisa lihat Toko Buku saya www.bukuperbatasan.com  Saya suka dengan Toko Buku tersebut, karena memang indah dilihat dan sangat fungsional. Saya membuatnya dengan Theme Mystyle dari Wootheme dan Pluggin WooCommerce, keduanya gratis. Jadi saya hanya beli Domain dan Webhosting di langganan saya di Qwords Com Saya merekomendasikannya buat anda-murah dan handal.

Hanya saja memang ada kelemahannya kalau kita memakai versi gratis ini, suatu saat kalau yang punya tidak lagi meng Updated nya, maka pastilah Toko anda akan tidak jalan, sebab theme WordPress nya kan terus Up dated sehingga Toko anda bakal absolet alias nggak bisa dipakai lagi. Hanya saya, kalau hal itu terjadi pada toko saya, saya tinggal pindah Theme saja. Dengan harapan selama memakai versi gratisnya toh jualan saya sedikit banyak sudah laku. Tinggal beli Theme dang anti. Selesai persoalan. Nah kebetulan Theme yang fungsinya handal dan dibuat oleh orang Indonesia sendiri  adalah Theme Lapak Instan dan kebetulan sekarang lagi Diskon. kalau mau lihat versi Demonya lihat DISINI.

Pebisnis atau Teknisi? Dalam dunia bisnis, sebenarnya arahnya jelas. Kalau anda pebisnis anda tidak perlu repot repot dengan hal-hal teknis. Sebagai pebisnis anda tinggal pesan apa saja yang anda butuhkan, lalu bayar dan kalau perlu mintak sekalian untuk di install dan siap operasi. Anda tinggal cari SDM nya untuk menjaganya atau mengoperasikannya; cari ahli untuk mempromosikannya dan jadi deh bisnis anda berkibar. Terus terang saya bukan pebisnis seperti itu. Sebab saya juga hal teknis, kadang saya malah lebih enjoy dengan pengalaman keteknisan saya dari pada cari uang melulu. Nah artikel inipun di tuliskan bagi mereka yang disamping suka berbisnis tapi senang juga dengan hal-hal yeknis.

Kalau anda mau membuat Toko Online anda minimal perlu juga mempelajari hal-hal mendasar terkait membuat website. Kalau anda ingin belajar lebih lanjut anda bisa ke BBI atau Belajar Bisnis Internet  Jadi intinya anda perlu mempelajari dasar-dasar Ilmunya yang menyangkut;

  • Cara Install WordPress (Kurang dari 5 Menit) di Web Hosting
  • Setup Awal WordPress (Hapus Post, Page, Plugin Bawaan)
  • Pengenalan Dasar WordPress #1: Apa Itu Pages & Posts
  • Pengenalan Dasar WordPress #2: Apa Itu WordPress Plugins
  • Pengenalan Dasar WordPress #3: Apa Itu WordPress Themes

Kembali ke Theme Lapak Instan, kenapa saya merekomendasikannya untuk anda? Yak arena beberapa hal yang saya nilai bagus dan unggul, misalnya:

Pertama; Theme Lapak Instan ini memiliki vitur-vitur yang menurut saya lengkap dan cocok untuk versi Indonesia.

lapak instan

Desain yang Rapi & Profesional. Thele Lapak Instan ini memiliki tampilan website toko online yang rapi dan professional, hal seperti ini jelas akan membuat kepercayaan lebih besar di mata para pengunjung / pembeli. Sebab jangan lupa seiring berjalannya waktu, pembeli akan semakin cerdas dan dapat serta senang membanding bandingkan mana toko online yang enak dilihat dan bisa dipercaya. Karena itu sSalah satu yang penting  adalah dari faktor desain, display produk yang rapi dan profesional. Enak dilihat dan harganya Oke pasti deh akan lebih banyak peminatnya dari pada Toko yang dibuat seperti asal-asalan saja. Kalau mau lihat nya secara lebih jelas lagi lihat PAKET DEMONYA DI SINI

Mobile Friendly & Responsive. lapak instan

Kelebihan lainnya adalah pada desain Mobile Friendly atau Mobile Responsive. Artinya website Toko Online Anda akan menyesuaikan secara otomatis secara disain dan layout, sesuai alat browser yang dipakai oleh calon pelanggan anda. Kalau mereka melihatnya dengan laptop (screen besar) maka desainnya beda kalau mereka melihatnya dari smartphone & tablet (screen kecil). Sehingga website Toko Online Anda tetap enak dibaca dan dilihat oleh pengunjung Toko anda. Dari sisi SEO jelas hal ini akan dinilai mempunyai nilai lebih. Yang jelas Om Google akan senang.  Search Engine Google jelas akan lebih memprioritaskan Toko Online anda untuk menempati urutan lebih tinggi di halaman search engine mereka jika dibandingkan website yang tidak mobile friendly & responsive.

Manajemen Produk yang Mudah

lapak instan

Kalau anda membuat Toko Online maka salah satu yang cukup krusial adalah pada kemudahannya untuk menata produk. Theme Lapak Instan ini memberikan anda kemudahan untuk memasukkan atau menambah produk. Dapat memajangnya dari berbagai sisi. Yang penting siapkan foto-foto produk anda secara lengkap, maka system themenya akan menyusun atalase toko anda dengan apik.Dengan kata lain anda tinggal klik klak maka jadi deh, anda akan mudah mengatur produk anda sehingga terlihat rapi, Lihat display berikut ini:

Fitur Keranjang Belanja (Shopping Cart) dan Ongkos Kirim Salah satu yang sangat riskan kalau memakai theme dari luar, adalah pada model Shoping Cart dan Perkiraan harga Ongkos Kirim. Karena kebiasaan belanja dan biaya pengirimannya beda bangat. Jadi dengan theme Lapak Instan ini anda sudah disediakan Keranjang Belanja dan Onkir ala Indonesia. Para kastomer anda tinggal cari barang, kalau suka lalu Klik maka ia akan masuk ke Keranjang belanjaan mereka-kemudian cari lagi-Klik lagi dst dst. Andapun bebas memilih warna, ukuran, dan modelnya. Yang penting senang lalu Klik.

Setelah semua belanjaan anda masuk ke Keranjang Belanja anda tinggal meng Klik harga Totalnya, maka anda akan melihat harga total belajaan anda. Kalau ternyata agak besar jumlahnya, mungkin diatas target anda, maka anda dengan mudah mengurangi barang-barang yang anda anggap bisa di beli lain waktu. Nah setelah anda happy dengan jumlahnya, tinggal mengisi alamt anda ke mana barang-barang belian anda itu dikirimkan. Setelah anda lengkap mengisinya termasuk Kode Posnya maka anda akan diperlihatkan biaya kirimnya secara otomatis. Anda punya pilihan lewat TIKI, POS atau JNE dengan cara Reguler, Oke atau Ekspress terserah anda. Anda tinggal Klik yang anda suka, begitu anda pilih cara kirimnya; maka total biaya yang harus anda bayar akan langsung terlihat.

Proses selanjutnya anda tinggal bayar lewat Transfer dan konfirmasi. Selesai.

Report Penjualan secara Otomatis Hal menarik lainnya dari theme Lapak Instan ini adalah Anda dapat mengakses laporan penjualan secara otomatis. Jadi semua penjualan yang terjadi di website toko online Anda akan tercatat dengan otomatis. Anda tidak perlu pusing lagi membuat laporan penjualan tersebut.

 Free Update & Support (Selamanya) Hal menarik lainnya dan ini tentu bedanya dengan kalau anda suka milih theme gratisan. Kalau Anda membeli Theme ini maka anda akan mendapatkan free update selamnya ke versi terbaru secara gratis, Anda tidak perlu lagi membayar tambahan lagi di saat versi baru dirilis. Selain itu, Anda memiliki support dari Lapak Instan apabila Anda mengalami kesulitan dalam hal teknis. Atau kalau anda mau konsultasi dengan saya silahkan asal? Asal kalau anda membelinya lewat Link saya Disini. Yah al itukan sesuatu wajar, dalam berbisnis memang hal seperti itu adalah sesuatu yang biasa. Oh ya anda juga dapat menjadi Affiliatenya sekaligus, meski anda belum beli. Lumayan sebagai affiliate, kalau anda berhasil anda juga bisa mendapatkan komisinya. Ini Linknya kalau anda ingin jadi affiliasinya.

Pesan saya  Theme Lapak Instan ini cukup bagus, saya belum melihat kompetitornya yang lebih baik untuk saat ini. Jadi kalau mau Beli dahulu pasang belakangan anda sebab mereka lagi Promo dengan diskon hingga 50 %. Lumayankan? Ini Linknya untuk dapat Diskon.

Mau Jadi Penulis, Ya Tulis Saja

Mau Jadi Penulis, Ya Tulis Saja

Kalau Mau Menulis, Ya Tulis Saja

penulisSeperti halnya sebuah proses dalam memproduksi sesuatu, menulis juga memerlukan teknik dan proses tertentu, termasuk didalamnya kemampuan menemukan atau memilih issu. Memilih issu menjadi penting, karena ia merupakan segmen, segmen yang menjadi keahlian atau experties si penulis, juga adanya pasar atau pembaca yang memang menginginkan. Juga yang perlu dimiliki adalah adanya kemampuan bahasa bertutur lewat tulisan, dan juga ketrampilan menulis itu sendiri. Sehingga dengan demikian nantinya akan  dapat menghasilkan sebuah  tulisan yang menarik, bermanfaat, dan enak dibaca. Teknik menulis jenis tulisan yang satu dengan lainnya pasti berbeda berbeda, dan itu memang banyak ragamnya, tetapi dari semua itu kalau anda menulis maka menulislah seolah anda sedang bercakap cakap dengan teman yang anda senangi, karena bertutur terhadap teman sehingga berbagai gaya yang anda punya akan terasa sah sah saja.

Bagaimana Anda Memilih Issu Pemilihan isu didalam menulis sangat penting karena tingkat aktualitas/kebaruan dari suatu isu yang dipilih secara tidak langsung akan memperlihatkan betapa pentingnya membaca suatu tulisan; dan ada keyakinan dari tulisan tersebut akan memberikan, paling tidak suatu informasi baru. Kalau pun isu baru tidak ditemukan, tetapi anda masih bisa menyuguhkan sudut pandang baru, atau minimal anda masih bisa atau punya peluang untuk melakukan perumusan ulang terhadap isu lama yang sudah jenuh dibicarakan. Tentu saja banyak isu lain yang dapat dikembangkan secara kreatif dan inovatif yang menunjukkan sifat aktual dan kontekstual dari suatu tulisan. Kejelian melihat sesuatu issu adalah bagian dari ke mampuan sang penulis.

Defenisi Isu[1]  sendiri, adalah suatu peristiwa atau kejadian yang dapat diperkirakan terjadi atau tidak terjadi pada masa mendatang, yang menyangkut ekonomi, moneter, sosial, politik, hukum, pembangunan nasional, bencana alam, hari kiamat, kematian, ataupun tentang krisis. Isu juga sering di sebut rumor, kabar burung, dan gosip. Sebagai contoh bisa kita sebutkan saat munculnya isu “ Matinya Ideologi”.  Isu ini muncul dari Daniel Bell dari tulisannya dibuku yang berjudul The End of Ideology. Ia menekankan penolakannya terhadap terhadap kepercayaan umum selama ini yang menjadi konsepsi menyeluruh tentang problematik sosial budaya sebagaimana diobsesikan oleh berbagai ideologi sebagai cara bertindak manusia.

Dalam karyanya The End of Ideology, Bell membagi menjadi 3 bagian atas penolakannya tersebut. Saya hanya menyoroti bagian yang pertama berisi kritik dan analisa Bell atas beberapa pendekatan yang keliru terhadap masyarakat Amerika. Dalam kritiknya terhadap Teori Masyarakat Massa, Bell berpretensi untuk menunjukkan bagaimana sejumlah teori tentang Amerika menyajikan penggambaran yang tidak utuh.Menurutnya Kapitalisme Amerika itu sejatinya berawal dari tumbuhnya perusahaan perusahaan keluarga di tahun 50an.

Menurut Bell kegagalan sosialisme di Amerika berakar pada ketidak mampuan menyelesaikan dilema dasar antara etika dan politik. Sifat dari gerakan sosialis yang berpatokan pada logikanya sendiri, menyebabkan mereka tak bisa berkompromi terhadap kapitalisme. Mood politik pada tahun 30-an sampai 50-an yang menimbulkan depresi besar ekonomi dunia, munculnya fasisme dan imperialism di Negara yang kebudayaannya maju, dan pembunuhan birokratis terhadap jutaan orang membuat Bell memberikan kesimpulan bahwa berakhirlah harapan-harapan agung dan bahwa ideologi telah berakhir di Barat.

Sebuah karya tulisan bisa menimbulkan gejolak yang hebat serta melahirkan isu yang kaya imaginasi dan memerlukan penjelasan. Di Sinilah seorang penulis di tuntut untuk dapat memilih suatu isu dengan memanfaatkan trending suatu isu. Isu itu sungguh luas dan banyak ragamnya. Misalnya takkala isu geng motor sedang ramai. Sebagai seorang penulis anda akan dengan mudah membuat suatu tulisan yang menarik tentang trending motor yang cocok untuk para geng motor itu sendiri. Anda tinggal mencari motor yang harganya tidak terlalu mahal, tarikannya responsip dan modis atau mudah dimodifikasi jadi sangat sangar. Sebagai seorang penulis memilih isu adalah sebuah ke jelian tetapi bisa dikalkulasi. Anda dapat memanfaatkan mesin pencari isu nya Google yang dikenal juga dengan Keyword Planner. Anda bisa memanfaatkan software ini untuk mencari trending topik atau issu dalam bidang apa saja. Sebagai penulis anda sebaiknya harus dapat memanfaatkan software tersebut, dan itu gratis.

Google Keyword Planner sejatinya adalah alat yang disediakan oleh google untuk mereka yang mau pasang Google adwords agar dalam memasang adwords lebih tepat sasaran dalam mendatangkan pengunjung ke situs/website.Namun jangan lupa alat ini ternyata bisa anda manfaatkan dalam merencanakan pemilihan judul,deskripsi dan keyword (isu) yang tepat bila anda hendak membuat blog/website. Maka dengan memanfaatkan Riset Keyword Dengan Google Keyword Planner maka anda akan bisa melihat mana kata kunci yang lagi trending satu dua tahun ke depan sama dengan para blogger yang sebelum mereka menentukan judul blognya juga memanfaatkan tool ini untuk menentukan judul untuk website,deskripsi,maupun keyword yang akan di pilih buat blognya.

Kemampuan Berbahasa dan Gaya

Menarik tidaknya suatu tulisan juga ditentukan oleh kemampuan bahasa dan gaya penulisan yang memperlihatkan ciri khas dari sebuah tulisan atau seorang penulis. Tulisan yang ditulis oleh seseorang seyogyanya idealnya memiliki karakter khusus yang membedakan tulisannya dengan tulisan orang lain. Ingat masing-masing orang yang menuliskan sebuah artikel maupun penyuntingan artikel memiliki gaya penulisan yang berbeda-beda. Hal ini menyumbang keunikan dan sekaligus jadi semacam hak istimewa yang dimiliki oleh para penulis itu sendiri. Meskipun demikian, hal yang berkenaan dengan pemilihan kata (diksi) dan istilah hendaknya tetap menjadi perhatian utama oleh para penulis, usahakan jangan ikut latah atau menuliskan istilah atau kata-kata yang malah membingungkan atau bombastis.

Gaya penulisansesungguhnya  merupakan hasil dari proses dialektika pada diri si penulis sendiri, baik sebagai pembaca yang mengidolakan penulis-penulis kesayangannya dan juga tidak lepas dari pengalamannya dalam menulis. Namun demikian, gaya penulisan dapat juga dipelajari atau dilakukan dengan meniru gaya penulis idaman sendiri. Jangan tersinggung kalau misalnya anda disebut mencontoh gaya penulisan seseorang, sebab hal semacam itu nantinya akan mengkristal dengan sendirinya. Sebab bagaimanapun setiap orang pasti berbeda, gaya boleh sama tetapi ciri khas seseorang tetap akan memberi warna.

Gaya penulisan dalam menyajikan artikel dot com dapat memberi kualitas lebih bagi artikel itu sendiri di mata pembaca, oleh karenanya tidak ada salahnya Anda mencari gaya penulisan yang tepat untuk tulisan  Anda sehingga tujuan  Anda semakin mudah untuk dicapai. Secara visual, ppembaca online atau internet lebih mudah mencerna poin penting saja dari pada membaca kata demi kata. Oleh karena itu pastikan artikel tulisan  berkualitas Anda mudah dipahami dengan, karena itu ada baiknya perhatikan beberapa tips dan teknik gaya penulisan artikel dot com berikut ini :

Heading dan Sub Headings.  Heading pada sebuah halaman website atau blog, memiliki fungsi sama dengan heading yang ada di halaman buku atau majalah. Yakni, untuk menunjukkan informasi yang penting, dan membuat pengguna dapat menyortir halaman dengan cepat untuk menemukan informasi yang mereka cari. Di dalam internet, hal ini sangat penting, karena pengunjung website tidak selalu membaca semua text yang ada di sebuah halaman web.

Heading dan subheading ini sejatinya adalah perlengkapan SEO sederhana yang berfungsi untuk menyusun level-level heading dan subheading pada website. Header mempunyai tingkatan sampai 6 tingkat dan dimulai dari H1 hingga H6. H1 yaitu header yang paling besar dan yakni H6 header yang paling kecil. Penggunaan H1 biasanya digunakan untuk judul blog, dan h2 digunakan untuk judul posting, serta h3 untuk widget. Jika dilihat dalam tingkatan heading, maka level header pertama seharusnya mengandung keyword yang utama pada blog atau pada artikel.

Fungsi Heading dalam sebuah blog sangat penting. karena dengan bantuan tag heading di blognya, maka akan mempermudah google dan mesin pencari lainnya mencari serta mengindex blog anda dengan cepat. Selain itu, dengan teknik tag heading ini juga akan mempermudah para pembaca yang datang ke website atau blog Anda memahami informasi dari artikel yang Anda berikan

Format artikel. Bagaimana Anda memberikan format dalam setiap artikel blog Anda juga memudahkan pembaca untuk memahami apa yang Anda sampaikan melalui artikel blog Anda. Penggunaan penebalan, HURUF BESAR, kata miring, garis bawah, sampai poin dapat memberi perbedaan. Namun jangan terlalu berlebihan karena akan menyulitkan pembaca untuk menangkap pesan Anda sesungguhnya.

Gambar. Penggunaan gambar dalam blog tentu akan memberikan efek imajinasi kepada pembaca untuk menyerap pesan yang Anda sampaikan. Dengan demikian seolah pembaca sedang merasakan apa yang Anda sampaikan. Selain itu, penggunaan gambar juga dapat mendatangkan pengunjung ke blog Anda.

Paragraf pendek. Seperti sudah sedikit disinggung sebelumnya, pembaca dapat kehilangan konsentrasi saat membaca karena banyak hal. Oleh karenanya hindari paragraf yang terlalu panjang agar pembaca dapat tetap fokus.

[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Isu

Buku Perbatasan, Paket Tiga Buku Best Seller Tentang Jadi Penulis

Paket Tiga Buku Best buku ini sejak awal sudah di desain untuk menjadi bekal awal bagi melahirkan seorang penulis sederhana tapi profesional. Penulis yang mampu menjadikan penghidupan dari kepenulisan. Buku Pertama, Ketika Jalan Terutup Menulis Malah Memberiku Segalanya. Adalah perpaduan kisah hidup menjadi seorang penulis-ditaburi berbagai teori dan praktek. Buku kedua Rahasia Sukses Penulis Entrepreneur buku yang membekali seorang penulis tradisional menjadi penulis lifestyle Dot Com yang mampu membuat website dan mengantarnya ke halaman pertama Google dan juga diajari memanfaatkan media social seperti Facebook, Twitter, LinkedIn-Stumble Upon, Tumblr Dll. Buku ketiga,7 Cara Menulis Artikel Yang Disukai Oleh Koran adalah buku pembekalan yang baik dan teruji untuk berhasil memasarkan tulisannya di berbagai media masa khususnya Koran. Sohib.. Ketiga Buku ini dijadikan satu paket dan diberi harga Khusus; manfaatkan peluang ini dan hemat biaya Beli Bukunya dan Juga Ongkir nya. Paket yang mampu memberikan anda bekal untuk jadi penulis sederhana tetapi professional. Stocknya terbatas tapi kalau anda berkenan menunggu Cetak Ulang sekitar 4-7 hari tidak Jadi Masalah.paket penulis

Buku Pertama, Ketika Jalan Terutup Menulis Malah Memberiku Segalanya. Adalah kisah tentang seorang mahasiswa yang terjebak dan nyaris berhenti, ketika ia tidak punya uang untuk kuliah. Tanpa bakat, tanpa kemampuan menulis-tetapi malah bertekat menjadikan menulis sebagai ladang untuk membiayai kuliahnya. Latihan-latihan-dan latihan sampai ahirnya ia bisa jadi penulis di Koran harian dimana-mana. Diujung perjuangannya-mahasiswa itu malah dapat menjadikan dirinya penulis kampus serta jadi penulis lepas sebagai sumber kehidupannya dan malah penghasilannya mampu melebihi wesel bulanan dari para temannya yang kebetulan jadi anak Bupati. Itu kisah riel, karena saya sendirilah pelakunya. Buku ini mengalir dari pengalaman pribadi dibekalkan dengan berbagai ilmu lain untuk memperkuatnya.

Kalau Mau Lihat atau Beli Bisa Di sini

Buku kedua adalah upaya transformasi kemampuan menulis tradisional, bagi penulis yang masih asing dengan berbagai gadget dunia Online; untuk menjadi penulis di zaman Dot Com. Penulis Life Style Dot Com, penulis yang dapat memanfaatkan media Online jadi ladang kepenulisan baru-seorang penulis yang diberi bekal untuk bisa membuat website-mulai dari nol hingga websitenya bisa muncul di halaman pertama mesin pencari Google- juga dia diberi bekal untuk memanfaatkan media social seperti Facebook-twitter-Trumbl-Linkedin-Pin It-Stmble Upon-Google + dll. Penulis yang diberi bekal untuk mencoba sedari awal membangun brand nya sendiri. Sampai ia bisa menjadi professional dalam kepenulisannya. Sungguh sebuah buku yang penuh dengan berbagai ilmu dan ketrampilan yang diperlukan oleh seorang penulis Lifestyle Dot Com.

Anda Juga Dapat Melihat dan Belinya DISINI

Buku ketiga adalah buku yang memperlihatkan bagaimana cara-cara yang cerdas dan efektif untuk bisa menjadikan anda sebagai seorang penulis professional di Koran-koran harian-mingguan atau majalah bulanan. Cara-cara yang sudah teruji dan dilakukan oleh para ahli dalam menulis. Dengan berbekal buku ini; saya yakin anda akan jadi penulis handal, yang tulisannya pasti di senangi oleh para pemimpin redaksi Koran koran yang tulisan anda akan kirimi. Para sahabat atau siapapun anda-dengan berbekal ketiga buku ini sejatinya telah lebih dari cukup untuk menghantarkan anda menjadi penulis bersahaja yang disenangi oleh para pembacanya. Dan dibalik semua itu, anda juga akan bisa menjadi seorang penulis yang sepenuhnya bisa menghandalkan hidup dari menulis.

Wilayah Perbatasan, Beranda Depan Bangsa

Oleh : Harmen Batubara

Jauh sebelum NKRI lahir, wilayah nusantara sudah dihuni oleh berbagai etnis sesuai dengan wilayahnya masing-masing. Hidup mereka rukun tidak mengenal batas, sejauh lingkungannya memberikan kehidupan dan mereka mampu maka disanalah mereka tinggal. Tetapi zaman berubah dan peradaban menuntut adanya administrasi, maka semuanya harus turut aturan, termasuk di dalamnya aturan tentang batas-batas wilayah itu sendiri.Maka sesuai dengan kepentingan kolonial ketika itu, khususnya di wilayah Kalimantan ( traktat Belanda dan Inggris 1891,1915 dan 1928), Papua( Traktat Raja Prusia 1854) dan Timor Leste (Belanda-Portugis, 1904). Para penguasa itu menentukan batas-batas wilayah sesuai posisi tawar mereka sendiri.

Secara teoritis baik Belanda, Inggris dan Portugis dalam penetapan batas wilayah mempertimbangkan kondisi geografisnya, batas yang mereka tentukan pada umumnya mengikuti batas alam seperti Punggung Gunung (watershed), pinggir sungai, thalweg atau alur sungai terdalam, dan garis lurus.

Secara teoritis baik Belanda, Inggris dan Portugis dalam penetapan batas wilayah mempertimbangkan kondisi geografisnya, batas yang mereka tentukan pada umumnya mengikuti batas alam seperti Punggung Gunung (watershed), pinggir sungai, thalweg atau alur sungai terdalam, dan garis lurus. Meskipun mereka ingin menentukan batas sesuai dengan realitas etnis, tetapi secara teknis pada saat itu tidak mungkin dilakukan, sebab keadaan medannya yang berat. Sehingga yang terjadi kemudian, batas-batas wilayah itu secara telak memisahkan dua suku serumpun. Hal seperti itu terjadi di Kalimantan, di Papua, dan Timor Leste.

Dalam realitasnya kehidupan mereka tetap rukun, terjalin keharmonisan dengan baik. Bagi mereka realitas batas tidaklah mempunyai kendala bagi kehidupan sosial mereka. Ratusan tahun kemudian NKRI lahir, dan secara otomatis dan sesuai dengan prinsip “UTI POSSIDETIS JURIS” atau pewarisan wilayah pemerintah kolonial kepada Negara baru selepas penjajahannya, maka Indonesia mempunyai wilayah perbatasan dengan sepuluh Negara tetangganya. Bagi Indonesia karena luasnya wilayah, dan beberapa daerah dan pulau-pulau kecil lokasinya terisolasi, secara otomatis wilayah perbatasan nyaris kurang diperhatikan.

Minimnya Sarana Prasarana

Meskipun secara sadar mengakui bahwa wilayah perbatasan adalah cerminan kualitas kedaulatan suatu Negara, dan meski memprogramkannya sebagai halaman depan bangsa, tapi dihadapkan dengan keterbatasan yang ada wilayah perbatasan tetap saja tidak terjangkau oleh pembangunan sebagaimana mestinya. Terlebih lagi UU yang didesain untuk mengatur pembangunan wilayah, seperti UU No.32 Tahun 2004 tentang Pemda UU No.26 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang, ternyata belum mampu mengubah image wilayah perbatasan. Pemerintah daerah yang tadinya diharapkan mau memberikan perhatian, tetapi ternyata prioritas pembangunannya bukanlah di wilayah perbatasan.

Namun demikian kedua Negara bertetangga secara sadar sama-sama mengetahui, dan memahami bahwa wilayah perbatasan perlu ditata, dengan tetap memberikan ruang gerak dan keleluasan yang wajar bagi kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan. Semua itu secara utuh tercermin dalam semangat kerjasama antara Negara tetangga seperti GBC (General Border Committee, Indonesia-Malaysia), JBC(Joint Border Committee, Indonesia-Papua Nugini, dan Indonesia-Timor Leste), yang secara konkrit selalu memperhatikan kehidupan dan kerukunan berbagai etnis yang sama-sama ada di wilayah perbatasan.

Semangat itu pula secara terukur juga dibingkai pula di tataran regional maupun Kawasan, baik dalam Piagam Asean, maupun Asean+3 atau Asean+ 6. Permasalahannya adalah kondisi ekonomi dari masing-masing Negara yang bertetangga. Untuk Indonesia dan Malaysia kondisinya sangat kontras, suatu realitas yang mencerminkan warga yang pendapatan perkapitanya antara (US$1000/tahun, Indonesia) dengan yang (US$ 12.000/tahun, Malaysia). Cobalah ke perbatasan lihat perkampungan Malaysia yang asri, rapi dan produktif penuh dengan tanaman bernilai ekonomi, sementara di perkampungan Indonesia sebaliknya kusam, hutan belukar dan penuh ilalang.

Dalam bingkai kerjasama regional, dan antar Negara dan khususnya antara Indonesia dengan Malaysia di Kalimantan, hubungan itu sungguh baik, tetapi dalam realitas di lapangan tentu sangat berbeda, khususnya dalam menjalin persahabatan dan kerjasama informal. Untuk semua urusan formal dan pemerintahan persoalan koordinasi tidak ada hambatan, tetapi dalam realitas social maka kondisi ekonomi yang pincang secara alamiah telah memposisikan mereka dalam bingkai hubungan antara TKI dan majikannya. Titik pandang yang berkembang adalah bagaimana memanfaatkan keterbatasan Indonesia dalam menjaga wilayah dan potensi yang ada di wilayah perbatasan bagi sebesar-besarnya keuntungan para pihak.

Kalau kita berkaca akan kerangka seperti ini, maka penggeseran tugu batas serta kegiatan illegal logging dan sejenisnya, adalah sesuatu yang alami. Benar, kerugiannya luar biasa tetapi kalau tidak mampu menjaganya, apa mau dikata. Keberadaan pos-pos pengamanan kita diperbatasan tentu secara formal punya efek deteren tetapi bukan bagi pelaku bisnis illegal dan sejenisnya. Dari sisi manajemen pengelolaan wilayah perbatasan boleh dikatakan nyaris tidak ada kendala, kecuali kondisi kemiskinan itu sendiri.